Viral Ratusan Jarum Suntik Bekas Vaksin di TPS Tapos Depok

CNN Indonesia | Senin, 26/07/2021 20:46 WIB
Limbah tersebut telah dibersihkan dan tak lagi ada di lokasi. Temuan ini ditindaklanjuti Puskesmas setempat dan juga Dinkes Kota Depok. Ilustrasi limbah medis. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Media sosial dihebohkan video yang memperlihatkan temuan sampah jarum suntik diduga bekas vaksinasi di Kota Depok. Video yang diunggah akun Instagram @depok24jam itu menulis keterangan bahwa ratusan jarum suntik ditemukan di tempat pembuangan sampah dekat SMKN 1 Tapos, Kota Depok.

Video menyebut bahwa sepekan sebelumnya sekolah itu sempat menggelar kegiatan vaksinasi massal.

"Min, saya dan teman nggak sengaja nemuin bekas suntikan di tempat pembuangan sampah di kawasan RT 01 RW 01 Cimpaeun, Tapos, Depok, nggak jauh dari SMK Negeri di area situ," bunyi keterangan unggahan video itu Senin (26/7).


Temuan ratusan jarum suntik itu dibenarkan Camat Tapos, Anwar Nasihin. Ia juga membenarkan bahwa sepekan sebelumnya SMKN 1 Tapos memang menggelar vaksinasi massal.

Meski demikian Anwar belum dapat memastikan bahwa temuan limbah medis itu merupakan bekas kegiatan vaksinasi di SMKN 1 Tapos. Saat ini, katanya, hal itu dalam penanganan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.

"Kalau di situ (SMKN 1 Tapos) tempatnya, iya. Seminggu yang lalu. Tapi belum tentu di situ juga. Karena pihak dari Dinkes dan puskesmas yang lagi melihat," kata dia saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (26/7).

Anwar mengaku telah menindaklanjuti laporan temuan sampah medis tersebut. Saat ini, katanya, limbah tersebut telah dibersihkan dan tak lagi ada di lokasi. Ia mengaku masih menunggu hasil pendalaman yang dilakukan oleh Puskesmas dan Dinkes Kota Depok. Pasalnya, temuan ratusan jarum suntik itu dinilai janggal lantaran sampah bekas vaksinasi ditangani secara khusus oleh satpol PP dan Dinkes.

"Kalau pelaksanaan itu, vaksinasi, sampai ke sampahnya pun dibahas. Kita tunggu dari Dinkes dan puskesmas. Harapan sih, nanti tergantung dari puskesmas dan Dinkes," kata dia.

Pada umumnya, arum suntik yang telah digunakan memang masuk dalam kelompok limbah medis yang harus ditangani secara khusus. Limbah medis bisa berbahaya, sebab tergolong limbah infeksius.

Limbah medis adalah jenis sampah yang mengandung bahan infeksius. Biasanya, limbah tersebut berasal dari fasilitas kesehatan seperti tempat praktik dokter, rumah sakit, praktik gigi, laboratorium, fasilitas penelitian medis, dan klinik hewan. Oleh sebab itu, limbah yang tergolong kelompok B3 itu harus ditangani secara khusus.

(thr/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK