UPDATE CORONA 30 JULI 2021

Rangkuman Covid: Luar Jawa Waspada, Pandemi Akan Jadi Endemi

CNN Indonesia | Jumat, 30/07/2021 18:43 WIB
CNNIndonesia.com merangkum sejumlah perkembangan terbaru terkait Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir. Ilustrasi tenaga medis khusus penanganan virus corona. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ada sejumlah informasi dan peristiwa terbaru terkait pandemi virus corona (Covid-19) di tanah air per Jumat (30/7); mulai dari Presiden Jokowi yang mengklaim kasus mengalami penurunan, hingga varian baru asli Indonesia.

Ada pula pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin tentang situasi pandemi Covid-19 menjadi endemi serta testing dan tracing yang rendah dibanding negara lain. 

Berikut informasi seputar Covid-19 yang dirangkum CNNIndonesia.com dalam 24 jam terakhir.


Lonjakan Kematian di Luar Jawa-Bali

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan lonjakan kasus kematian Covid-19 di sejumlah daerah luar Pulau Jawa dan Bali harus menjadi peringatan bagi Pemerintah Daerah (Pemda).

Wiku menyorot lima provinsi di luar Jawa-Bali yang menjadi penyumbang tertinggi kasus kematian pada pekan ini.

Lihat Juga :

"Kita perlu waspada dengan Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan yang turut jadi penyumbang tertinggi kematian mingguan. Hal ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah, karena sebagian kabupaten/kota tidak menjalankan PPKM Level 4," kata Wiku dalam keterangan pers, Kamis (29/7).

Varian Covid Asal Indonesia

Kementerian Kesehatan menyatakan ada empat jenis varian baru virus corona (Covid-19) asal Indonesia yakni B14662, B1470, B11398, dan B1459.

Varian B14662 ada 794 kasus. Kemudian B1470 ada 460 kasus, B11398 ada 173 kasus dan B1459 sebanyak 136 kasus. Namun, Kemenkes menyatakan tidak berbahaya.

"Empat varian lokal tersebut tidak berbahaya ya," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi melalui pesan singkat, Jumat (30/7).

Varian Delta di 22 Provinsi

Kementerian Kesehatan mencatat kasus mutasi virus SARS-CoV-2 varian Delta B1617.2 telah menyebar di 22 provinsi Indonesia. Jumlah kasus mencapai 948 per data 29 Juli 2021. Selain varian Delta, Kemenkes juga mencatat 60 kasus varian B117 Alfa dan 13 kasus varian B1351 Beta.

Dari ratusan temuan varian itu teridentifikasi di Indonesia berdasarkan hasil Whole Genome Sequence (WGS) terhadap total 3.655 spesimen yang diperiksa.

Kemenkes juga mencatat varian Delta paling banyak ditemukan di DKI Jakarta dengan 303 kasus, Jawa Barat 277 kasus, dan Jawa Tengah 164 kasus.

Menkes Akui Testing-Tracing Rendah

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui testing, tracing, treatment (3T) dalam penanganan pandemi Covid-19 masih lebih rendah dibandingkan negara lain.

"Ini merupakan salah satu titik kelemahan kita. Kita vaksinasi sudah lumayan, tapi testing, tracing dan isolasi kita masih belum atau masih di bawah negara-negara yang memang baik," kata Budi, Jumat (30/7).

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah tes di Indonesia masih rendah selama sepekan terakhir. Jumlahnya masih jauh dari target 400 ribu tes per hari.

Pada hari Kamis (29/7) jumlah orang yang dites menggunakan PCR, TCM dan Antigen sebanyak 173.464 orang. Sehari sebelumnya, Rabu (28/7) sebanyak 185.181 orang.

Selasa (27/7) lalu, jumlah yang dites yaitu 180.202 orang. Kemudian Senin (26/7) sebanyak 121.266 orang. Lalu, pada Minggu (25/7) sebanyak 124.139 orang dites dan pada Sabtu (24/7) tercatat 179.953 orang.

Pandemi Jadi Endemi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menganggap pandemi Covid-19 tidak akan selesai dalam waktu dekat. Menurutnya, pandemi Covid-19 bisa menjadi endemi jika penanganan sudah benar-benar optimal.

"Kami melihat bahwa semua pandemi ini kan tidak akan berakhir cepat. Dia nanti akan berubah menjadi epidemi normal, dan itu akan terjadi kalau memang pengobatannya atau terapinya baik," kata Budi

Endemi merupakan penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu, seperti penyakit malaria di Papua. Penyakit itu akan selalu ada di daerah tersebut, namun dengan frekuensi atau jumlah sebatan kasus yang lebih rendah.

Syarat Vaksin Belanja di Pasar DKI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan peraturan bagi pedagang maupun pengunjung pasar tradisional. Mereka wajib divaksin selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.

Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas PPKUMK DKI Jakarta Nomor 402 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19. SK itu diteken oleh Plt Kepala Dinas PPKUKM Andri Yansyah pada 26 Juli lalu.

"Pelaku usaha/pedagang dan pengunjung harus sudah divaksin Covid-19," demikian dikutip dari dokumen tersebut.

(yla/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK