Daftar Sebaran Sekolah Dapat Bantuan Laptop dari Nadiem
CNN Indonesia
Rabu, 04 Agu 2021 14:23 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Kemendikbudristek akan membagikan laptop gratis untuk sekolah jenjang PAUD hingga SMA tahun ini. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bakal memberikan bantuan laptop dan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada 12.674 sekolah melalui APBN dan 16.713 sekolah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
Bantuan tersebut diberikan kepada PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB sepanjang tahun 2021. Jumlah anggaran yang digelontorkan untuk tahun ini mencapai Rp3,7 triliun.
Pada tahap pertama penyaluran laptop dan bantuan TIK diberikan kepada Sekolah Penggerak di penjuru daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Biro Perencanaan Kemendikbudristek M. Samsuri mengatakan bantuan hanya diberikan bagi sekolah yang membutuhkan.
Direktur PAUD Kemendikbudristek Muhammad Hasbi mengatakan bantuan laptop dan TIK diberikan kepada 346 satuan PAUD yang tersebar di 111 kabupaten/kota.
"Untuk jenjang PAUD pemberian laptop diprioritaskan untuk mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak," kata Hasbi kepada CNNIndonesia.com Rabu (4/8).
Sementara, Direktur SMP Kemendikbudristek Mulyatsyah mengatakan pengadaan bantuan TIK diberikan untuk 7.859 SMP. Mulyatsyah tidak menyebutkan jumlah daerah atau sebaran penerima bantuan.
"Untuk SMP TIK [dari] APBN pusat untuk 6.435 sekolah. DAK fisik ke daerah untuk 1.424 sekolah, pengadaan oleh daerah," kata Mulyatsah kepada CNNIndonesia.com
Direktur SMA Kemendikbudristek Suhartono Arham melalui stafnya mengatakan ada 1.195 SMA yang mendapat bantuan TIK. Bantuan diprioritaskan bagi daerah khusus yang membutuhkan.
Sementara Direktur SD Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih belum memberikan data jumlah maupun sebaran sekolah dan daerah yang menerima bantuan laptop dan TIK.
"Saya coba koordinasikan ke kawan-kawan yang menangani ini ya," kata Sri pada Senin (2/8). Sri belum menjawab kembali konfirmasi CNNIndonesia.com terkait data yang diminta.
Namun, program tersebut mendapat kritik. Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyoroti pengalaman negara tetangga membagi-bagikan laptop dan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ke sekolah, namun berujung gagal karena strategi yang tidak tepat. Ia menekankan agar Indonesia tidak membuat kesalahan yang sama.
"Kalau tidak disiapkan nasibnya bisa sama seperti kegagalan program 1Bestarinetnya Malaysia atau program pengadaan tabletnya Thailand," kata Indra melalui keterangan yang disampaikan kepada CNNIndonesia.com, Senin (1/8).
Sebaran daerah penerima bantuan laptop di halaman berikutnya...
Berikut sebaran daerah yang menerima bantuan laptop dan TIK tahap pertama di jenjang PAUD:
1. Aceh Kab. Aceh Barat Daya: 1 paket Kab. Aceh Nagan Raya: 2 paket Kab. Bireuen: 3 paket Kota Banda Aceh: 2 paket
2. Bali Kab. Buleleng: 2 paket Kota Denpasar: 3 paket
3. Banten Kab. Pandeglang: 4 paket Kota Tangerang: 6 paket
28. Sulawesi Selatan Kab. Sidenreng Rappang: 2 paket Kota Makassar: 7 paket Kab. Pinrang: 3 paket Kab. Soppeng: 2 paket Kab. Takalar: 3 paket
29. Sulawesi Tengah Kab. Banggai: 3 paket Kab. Morowali: 2 paket Kota Palu: 2 paket
30. Sulawesi Tenggara Kab. Buton: 2 paket Kab. Buton Tengah: 2 paket Kab. Kolaka Utara: 3 paket
31. Sulawesi Utara Kab. Bolaang Mongondow Timur: 2 paket Kota Bitung: 1 paket Kota Manado: 2 paket
32. Sumatera Barat Kab. Agam: 2 paket Kab. Lima Puluh Kota: 2 paket Kab. Tanah Datar: 2 paket Kota Padang: 2 paket
33. Sumatera Selatan Kab. Banyuasin: 2 paket Kab. Ogan Komering Ilir: 2 paket Kab. Ogan Komering Ulu Timur: 3 paket
34. Sumatera Utara Kab. Asahan: 2 paket Kab. Batubara: 2 paket Kab. Deli Serdang: 2 paket Kab. Karo: 2 paket Kab. Serdang Bedagai: 2 paket Kota Medan: 2 paket
Berikut sebaran daerah yang menerima bantuan laptop dan TIK tahap pertama di jenjang SMA:
1. Aceh: 46 paket 2. Bali: 8 paket 3. Banten: 59 paket 4. Bengkulu: 11 paket 5. DI Yogyakarta: 12 paket 6. DKI Jakarta: 10 paket 7. Gorontalo: 7 paket 8. Jambi: 20 paket 9. Jawa Barat 127 paket 10. Jawa Tengah: 49 paket 11. Jawa Timur: 124 paket 12. Kalimantan Barat: 60 paket 13. Kalimantan Selatan: 14 paket 14. Kaimantan Tengah: 20 paket 15. Kalimantan Timur: 24 paket 16. Kalimantan Utara: 10 paket 17. Bangka Belitung: 2 paket 18. Kepulauan Riau: 9 paket 19. Lampung: 65 paket 20. Maluku: 27 paket 21. Maluku Utara: 35 paket 22. Nusa Tenggara Barat: 42 paket 23. Nusa Tenggara Timur: 35 paket 24. Papua: 31 paket 25. Papua Barat: 20 paket 26. Riau: 31 paket 27. Sulawesi Barat: 8 paket 28. Sulawesi Selatan: 51 paket 29. Sulawesi Tengah 20 paket 30. Sulawesi Tenggara: 29 paket 31. Sulawesi Utara: 36 paket 32: Sumatera Barat: 13 paket 33. Sumatera Selatan: 58 paket 34. Sumatera Utara: 82 paket
Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bakal memberikan bantuan laptop dan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada 12.674 sekolah melalui APBN dan 16.713 sekolah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
Bantuan tersebut diberikan kepada PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB sepanjang tahun 2021. Jumlah anggaran yang digelontorkan untuk tahun ini mencapai Rp3,7 triliun.
Pada tahap pertama penyaluran laptop dan bantuan TIK diberikan kepada Sekolah Penggerak di penjuru daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Biro Perencanaan Kemendikbudristek M. Samsuri mengatakan bantuan hanya diberikan bagi sekolah yang membutuhkan.
Direktur PAUD Kemendikbudristek Muhammad Hasbi mengatakan bantuan laptop dan TIK diberikan kepada 346 satuan PAUD yang tersebar di 111 kabupaten/kota.
"Untuk jenjang PAUD pemberian laptop diprioritaskan untuk mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak," kata Hasbi kepada CNNIndonesia.com Rabu (4/8).
Sementara, Direktur SMP Kemendikbudristek Mulyatsyah mengatakan pengadaan bantuan TIK diberikan untuk 7.859 SMP. Mulyatsyah tidak menyebutkan jumlah daerah atau sebaran penerima bantuan.
"Untuk SMP TIK [dari] APBN pusat untuk 6.435 sekolah. DAK fisik ke daerah untuk 1.424 sekolah, pengadaan oleh daerah," kata Mulyatsah kepada CNNIndonesia.com
Direktur SMA Kemendikbudristek Suhartono Arham melalui stafnya mengatakan ada 1.195 SMA yang mendapat bantuan TIK. Bantuan diprioritaskan bagi daerah khusus yang membutuhkan.
Sementara Direktur SD Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih belum memberikan data jumlah maupun sebaran sekolah dan daerah yang menerima bantuan laptop dan TIK.
"Saya coba koordinasikan ke kawan-kawan yang menangani ini ya," kata Sri pada Senin (2/8). Sri belum menjawab kembali konfirmasi CNNIndonesia.com terkait data yang diminta.
Namun, program tersebut mendapat kritik. Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyoroti pengalaman negara tetangga membagi-bagikan laptop dan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ke sekolah, namun berujung gagal karena strategi yang tidak tepat. Ia menekankan agar Indonesia tidak membuat kesalahan yang sama.
"Kalau tidak disiapkan nasibnya bisa sama seperti kegagalan program 1Bestarinetnya Malaysia atau program pengadaan tabletnya Thailand," kata Indra melalui keterangan yang disampaikan kepada CNNIndonesia.com, Senin (1/8).
Sebaran daerah penerima bantuan laptop di halaman berikutnya...
Sebaran Daerah Dapat Laptop Gratis Jenjang PAUD
PAUD di sejumlah daerah akan menerima bantuan laptop gratis. Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Berikut sebaran daerah yang menerima bantuan laptop dan TIK tahap pertama di jenjang PAUD:
1. Aceh Kab. Aceh Barat Daya: 1 paket Kab. Aceh Nagan Raya: 2 paket Kab. Bireuen: 3 paket Kota Banda Aceh: 2 paket
2. Bali Kab. Buleleng: 2 paket Kota Denpasar: 3 paket
3. Banten Kab. Pandeglang: 4 paket Kota Tangerang: 6 paket