Jokowi Gerah Suap Perizinan: Ada Aparat Tak Bersih Lapor Saya

CNN Indonesia
Senin, 09 Aug 2021 11:44 WIB
Jokowi mengaku tak mau lagi mendengar kasus suap perizinan di Indonesia. Dia mewanti aparat pemerintah yang mencoba mengambil untuk dari perizinan. Presiden RI Joko Widodo. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak mau lagi mendengar kasus suap proses perizinan di Indonesia. Pasalnya, saat ini, sudah ada sistem Online Single Submission (OSS) yang dapat mempermudah proses perizinan.

Hal tersebut Jokowi sampaikan dalam acara peluncuran OSS di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (9/8).

"Saya tidak mau lagi mendengar ada kesulitan yang dihadapi pengusaha, saya tidak mau ada lagi yang melakukan suap, semua harus dilakukan terbuka, secara transparan dan memudahkan para pengusaha," kata Jokowi dalam sambutannya.


Jokowi bahkan meminta seluruh pihak melaporkan kepadanya apabila menemukan aparat pemerintah yang tidak bersih dan mencoba untuk mencari keuntungan dari proses perizinan.

"Jika ada aparat pemerintah yang tidak bersih, yang mencoba-coba laporkan kepada saya," ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Jokowi, reformasi kemudahan layanan perizinan ini bertujuan memberi kemudahan berusaha bagi usaha mikro, kecil, menengah, serta mendorong lebih banyak wirausaha baru.

Di sisi lain, kemudahan izin ini juga disebutnya untuk mempercepat transformasi sektor informal menjadi sektor formal, serta, yang paling penting, akan menciptakan lapangan kerja yang masif.

Jokowi berharap para pengusaha baik dari dalam dan luar negeri, hingga pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan sistem OSS dengan sebaik-baiknya. Menurut dia, hal ini akan meningkatkan volume investasi di Indonesia.

"Saya juga yakinkan pelaku usaha, para investor dalam dan luar negeri, para pelaku UMKM, maupun pelaku usaha besar agar memanfaatkan layanan yang super mudah ini sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan volume investasi dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya," imbuh Jokowi.

(dmi/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER