Tawarkan Baju Jokowi 404: Not Found, Tukang Sablon Diperiksa

CNN Indonesia | Rabu, 18/08/2021 19:46 WIB
Pengusaha sablon di Tuban, Jawa Timur harus berurusan dengan polisi usai menawarkan baju bergambar mural 'Jokowi 404 Not Found' yang sempat viral. Mural 'Jokowi 404 Not Found' yang kini sudah dihapus. (Foto: Dok. Istimewa via Detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria berinisial RS (29) diperiksa oleh kepolisian setelah menawarkan kaos bergambar 'Jokowi 404: Not Found' di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa pria yang memiliki usaha sablon pakaian itu diamankan untuk dimintai klarifikasinya.

"Iya benar, itu awalnya informasi yang ada di twitter kan. Yang bersangkutan menawarkan bisa mencetak kaos yang 404: Not Found itu. Itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan," kata Gatot kepada wartawan, Kamis (18/8).


Dia menerangkan, konten RS itu terjaring patroli siber yang dilakukan oleh kepolisian setempat. Namun, Gatot mengatakan bahwa pihak kepolisian langsung memperbolehkan pria tersebut pulang usai diklarifikasi dan meminta maaf.

Gatot menjelaskan bahwa RS pun belum menjual kaos tersebut. Sebelum diamankan, dia hanya menawarkan model baju sebagaimana dipermasalahkan polisi tersebut.

"Kami lakukan restorative justice. Karena dia usaha sablon, dia menawarkan di twitter," jelas dia.

Menurut Gatot, RS terinspirasi dengan gambar mural serupa yang ditemukan di wilayah Tangerang beberapa waktu lalu. Hal itu kemudian digunakan untuk kepentingan bisnisnya.

Pria asal Palang, Tuban, tersebut lalu meminta maaf atas perbuatannya dan didokumentasikan dalam sebuah video yang beredar di internet.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, RS terlihat didampingi beberapa orang di sampingnya dan meminta maaf secara terbuka di depan kantor Polres Tuban.

"Saya atas nama RS alamat Karang Agung, Palang, Tuban. Pekerjaan wiraswata. Umur 30 tahun. Pemilik akun twitter ombrewoks, dengan ini menyatakan maaf yang sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas unggahan di akun twitter saya yang tidak pantas," ucap dia.

RS meminta maaf kepada Polri hingga pemerintah Indonesia atas pembuatan model baju tersebut. Dia kemudian berjanji tak akan mengulangi perbuatannya itu lagi.

(mjo/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK