TKA Kuliti dan Santap Buaya 3 Meter di Konawe Sultra

CNN Indonesia | Kamis, 26/08/2021 12:16 WIB
Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie mengatakan, pihaknya menurunkan tim ke lokasi tambang untuk menyelidiki dugaan TKA China menguliti buaya muara. Pekerja tambang di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang membunuh lalu menguliti seekoor buaya. (ANTARA/HO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusut aksi menguliti dan menyantap seekor buaya muara sepanjang tiga meter yang diduga dilakukan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di kawasan tambang Kabupaten Konawe,Sulawesi Tenggara, Rabu.

Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie mengatakan tindakan membunuh buaya tidak dapat dibenarkan karena buaya merupakan salah satu satwa yang dilindungi sesuai Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan langsung menurunkan tim ke lokasi tambang yang menurut informasi kami terima adalah tempat kejadian penemuan buaya. Seperti yang viral di media sosial, kalau sudah dikuliti dan dibunuh," kata Sakriando seperti dikutip Antara, Kamis (26/8).


Sebelumnya, beredar foto dan video penemuan buaya di kawasan industri pertambangan nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, kemudian viral dijagad maya, Rabu (25/8).

Dalam video itu, terlihat seekor buaya yang sudah terikat menjadi tontonan para pekerja tambang. Beberapa foto berseliweran di sosial media baik Facebook dan grup WhatsApp memperlihatkan sejumlah pekerja membunuh dan menguliti buaya tersebut.

Sakrianto menegaskan ancaman hukuman lima tahun penjara dapat dikenakan jika dalam penyelidikan nanti terbukti buaya itu dengan sengaja dibunuh sesuai Undang-Undang tentang Perlindungan Satwa Nomor 5 Tahun 1990.

"Tim yang ke lokasi nanti untuk melakukan penyelidikan dan meminta keterangan pihak yang berkaitan dengan kejadian ini," tandasnya.

Sampai saat ini, belum ada informasi lengkap terkait penemuan buaya tersebut. Pihak BKSDA Sultra masih melakukan penyelidikan terkait penemuan buaya tersebut.

(Antara/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK