Polri Bakal Blokir Konten Yahya Waloni soal Injil Palsu

CNN Indonesia
Jumat, 27 Aug 2021 13:22 WIB
Mabes Polri menyatakan akan berkoordinasi dengan Kemenkominfo untuk memblokir video-video ceramah Yahya Waloni yang tersebar di internet. Ilustrasi. Polri akan melakukan analisis terhadap konten-konten Yahya Waloni yang tersebar (LoboStudioHamburg/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mabes Polri menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memblokir video-video ceramah Yahya Waloni yang tersebar di internet.

Diketahui, sejumlah ceramah Yahya Waloni dinilai bermuatan unsur penistaan agama sehingga dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya, ceramah yang menyatakan bahwa injil itu sebagai fiktif dan palsu.

"Iya (bakal take down video Yahya Waloni), sama (seperti video Muhammad Kece). Pasti Polri, Bareskrim berkoordinasi dengan Kominfo," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Jumat (27/8).


Menurut Rusdi, penindakan itu akan dilakukan tak hanya terhadap video para penceramah itu. Namun dilakukan juga jika ditemukan video-video lain yang mengganggu persatuan bangsa Indonesia.

Polri, kata dia, akan melakukan analisis terhadap konten-konten yang tersebar itu. Kemudian, nantinya akan diusulkan ke Kemenkominfo untuk menurunkan video tersebut sebagai otoritas pemerintah yang memiliki wewenang di bidang tersebut.

"Pokoknya ada video-video yang membuat resah masyarakat, mengganggu kebinekaan, mengganggu persatuan, pasti akan dilakukan hal yang sama," ucap dia.

Sebagai informasi, kasus dugaan penodaan agama itu bergulir usai pria kelahiran Manado tersebut dilaporkan oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme ke Bareskrim Polri pada 27 April 2021.

Konten video tersebut diunggah akun YouTube Tri Datu yang turun dilaporkan. Yahya, menyebut kitab injil fiktif dan palsu. Polisi melakukan penyelidikan dan menetapkan Yahya sebagai tersangka pada Mei 2021.

Namun demikian, hal tersebut baru diumumkan ke publik usai Yahya ditangkap penyidik pada Kamis (26/8). Penetapan tersangka diumumkan polisi keesokan harinya.

(mjo/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER