Kerumunan Bingkisan Jokowi di Cirebon, Setpres Janji Perbaiki

CNN Indonesia
Kamis, 02 Sep 2021 15:22 WIB
Warga Cirebon berkerumun saling sikut mengerubungi mobil bantuan sembako saat kunjungan Jokowi. Sekretariat Presiden kini mengevaluasi kejadian tersebut. Presiden RI Joko WIdodo saat melakukan kunjungan kerja ke Cirebon, Jawa Barat. (Arsip Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretariat Presiden (Setpres) berjanji memperbaiki penyelenggaraan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu dilakukan usai kunjungan Jokowi ke Cirebon, Jawa Barat, Selasa (31/8), berujung kerumunan warga.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono tak menjelaskan penyebab terjadinya kerumunan di Cirebon. Namun, ia memastikan akan ada perbaikan agar kejadian itu tak berulang.

"Pasti konsep ke depan akan berbeda," kata Heru lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (2/9).


Dalam video detik.com, kerumunan warga yang menantikan kehadiran Jokowi itu terjadi di sekitar Bandara Cakrabhuwana, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Warga berkumpul sejak pagi menunggu kedatangan Jokowi dan rombongan.

Dalam rombongan kepresidenan, ada mobil yang khusus membagikan sembako Bantuan Presiden ke warga. Alhasil, saat mobil itu melintas, warga spontan mendekat untuk mendapat jatah bantuan.

Warga saling sikut berebut kantong-kantong berisi sembako. Bahkan, sebagian ada yang terjatuh saat kerumunan itu berlangsung.

Bukan Kerumunan yang Pertama

Sebagai catatan, kerumunan warga dalam kunjungan Presiden Jokowi bukan kali pertama terjadi di masa pandemi. Hal serupa terjadi saat Jokowi menyambangi Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (23/2).

Kala itu, warga berkumpul di sekitar Waduk Napun Gete. Saat mobil Jokowi datang, warga ramai-ramai ke tengah jalan. Mereka berebut untuk mendekat ke mobil Jokowi.

Saking sesaknya kerumunan, mobil Jokowi tak bisa jalan. Ia akhirnya membuka sunroof untuk menyapa para warga. Sembari mengingatkan pemakaian masker, Jokowi seraya meminta jalan untuk dibuka.

Kerumunan di NTT sempat jadi sorotan publik. Pemerintah Kabupaten Sikka pun menggelar tes dan telusur terhadap para warga yang hadir di kerumunan itu.

"Untuk hasilnya semua negatif, dan tadi pagi sesuai arahan Pak Bupati untuk lima hari berikut itu dilakukan lagi tesnya. Untuk orang yang sama atau orang yang berbeda itu nanti kami koordinasikan dulu dengan tim tracing," kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (1/3).

(dhf/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER