Aktivis KNPB Victor Yeimo Kritis, Diduga Tak Dirawat di Sel

CNN Indonesia | Selasa, 21/09/2021 19:46 WIB
Kondisi Jubir Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Victor Yeimo saat ini kritis sakit paru karena tak mendapat perawatan saat di dalam penjara. Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Victor Yeimo berdiri di depan salah satu markas rahasia, Rabu, 26 Agustus 2015. (CNN Indonesia/Giras Pasopati)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur LBH Papua Emmanuel Gobay mengatakan kondisi Jubir Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Victor Yeimo saat ini kritis. Tersangka kasus kerusuhan di Papua itu menderita sakit TBC MDR dan diduga tak mendapat perawatan.

"Jadi kondisi Victor itu dia memang sakit paru yang cukup berat. Karena dia levelnya sakit paru tipe MDR. Dan sepanjang di tahanan kan dia enggak dapat perawatan, sehingga kondisinya kritis," kata Gobay kepada CNNIndonesia.com, Selasa (21/8).

Gobay menjelaskan bahwa Victor sempat dilarikan ke Rumah Sakit sejak Agustus 2021 lalu dari tahanan untuk diperiksa kesehatannya. Dokter ahli yang memeriksa lantas mengatakan bahwa Victor menderita penyakit TBC MDR yang mengharuskannya mendapatkan perawatan intensif.


Ia menjelaskan Victor harus berjuang menjalani perawatan intensif selama 6 bulan ke depan. Ditambah lagi, Victor harus menghabiskan 8 butir obat dan dua kali suntikan obat setiap hari selama 6 bulan.

"Dan kalau putus dia harus ulangi lagi. Kalau dia satu hari enggak minum, misalnya sudah dua bulan menjalani pengobatan, ya ulangi lagi dari awal. Jadi kondisi parunya sangat kritis," kata dia.

Gobay menyatakan bahwa Victor telah mendapatkan pembantaran penahanan agar bisa dirawat secara intensif di Rumah Sakit sejak 30 Agustus 2021 lalu. Kini, Victor masih menjalani perawatan di RSUD Dok II Jayapura.

Melihat hal itu, Gobay berharap Victor bisa mendapatkan status sebagai tahanan rumah untuk menjalani perawatan intensif. Ia khawatir bila Victor menjalani pengobatan di dalam rutan akan berdampak buruk bagi kesehatannya ke depan.

"Kita harap bisa dapatkan di tahanan rumah agar proses perawatan bisa lancar dan proses hukum bisa lancar. Itu harapan dari kami. Karena di rutan lapas kita jadi terkendala. Bisa saja satu hari dia jebol enggak bisa minum obat. Dan itu sangat buruk," kata Gobay.

Diketahui, Victor ditahan sejak Mei lalu atas tuduhan terlibat dugaan tindak kerusuhan dan dugaan makar di Papua. Sebelum ditangkap ia telah menjadi buronan dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pria berusia 38 tahun itu merupakan anggota KNPB yang aktif sebagai juru bicara internasional organisasi tersebut. Dia juga menjabat sebagai Sekretaris Besar Petisi Rakyat Papua.

Dia diduga melakukan penghinaan terhadap bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebangsaan dan/atau penghasutan melakukan suatu kejahatan.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi Polda Papua untuk meminta konfirmasi terkait hal ini, namun pihak kepolisian menyerahkan masalah itu kepada pihak Kejaksaan Tinggi.

Pihak Kejaksaan Tinggi juga tidak memberikan respons saat dihubungi CNNIndonesia.com hingga berita ini dipublikasi.

Bulan lalu Polda Papua sempat mengungkapkan masalah kesehatan Yeimo. Mereka juga menyampaikan bahwa Yeimo telah mendapatkan pemeriksaan medis di poliklinik Mako Brimob Polda Papua.

Infografis Titik Kerusuhan Imbas Insiden Mahasiswa PapuaInfografis Titik Kerusuhan Imbas Insiden Mahasiswa Papua. (CNN Indonesia/Timothy Loen)
(rzr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK