BMKG Ingatkan Potensi Ombak Tinggi Pantura dan Selatan Jabar

CNN Indonesia | Selasa, 28/09/2021 19:04 WIB
BMKG menerbitkan prakiraan gelombang laut di perairan utara dan selatan Jawa Barat selama sepekan hingga 29 September dengan tinggi maksimal 4,0 meter. Seorang warga, Sarmin (56), memperbaiki tumpukan batu pemecah ombak yang rusak akibat banjir rob di desa Eretan Kulon, Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Bandung, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan tinggi gelombang laut di perairan utara dan selatan Jawa Barat selama satu pekan ke depan. Potensi tinggi gelombangnya diperkirakan mencapai hingga 4 meter.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung Teguh Rahayu mengatakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur-selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

"Ketinggian gelombang maksimum untuk tanggal 29 September 2021 di perairan utara Jawa Barat berkisar antara 0,0 m - 0,8 m dan di Perairan Selatan Jawa Barat berkisar antara 2,0 m - 3,0 m," kata Rahayu melalui keterangan tertulis, Selasa (28/9).


Berkaitan dengan peringatan dini tinggi gelombang, Rahayu mengimbau bagi masyarakat yang berkepentingan ke wilayah pesisir atau perairan selatan Jawa Barat, diharapkan agar selalu berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu keselamatan yang ada.

Berikut prakiraan tinggi gelombang laut maksimum di perairan utara dan selatan Jawa Barat selama sepekan ke depan.

Tanggal Perairan Selatan Jawa Barat (meter) Perairan Utara Jawa Barat (meter)

28 September 2021 2,5 - 3,5 0,0 - 1,0

29 September 2021 2,0 - 3,0 0,0 - 0,8

30 September 2021 2,5 - 3,5 0,0 - 1,0

1 Oktober 2021 2,5 - 3,5 0,0 - 0,8

2 Oktober 2021 2,5 - 3,5 0,0 - 0,8

3 Oktober 2021 3,0 - 4,0 0,0 - 0,8

4 Oktober 2021 3,0 - 4,0 0,0 - 0,5.

(hyg/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK