5 Anggota BPPKB Banten Tersangka Bentrok Tewaskan Anggota PP

CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 13:14 WIB
Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus bentrokan ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (26/9) malam. Ilustrasi bentrokan. Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus bentrokan ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (26/9) malam. Foto: iStock/ManuelVelasco
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus bentrokan ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (26/9) malam.

Diketahui, dalam bentrokan itu seorang anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) meninggal dunia. Lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan anggota ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten.

"Sudah dimintai keterangan dan ditetapkan lima orang sebagai tersangka," kata Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (27/9).


Ia menyebutkan bahwa masih terdapat dua orang anggota BPPKB yang masih dicari oleh kepolisian. Menurutnya, penyidik sudah mengantongi identitas dari dua orang pelaku pengrusakan itu.

Dalam kasus ini, kepolisian menerapkan pasal terkait kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang yang merujuk pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Kami terapkan pasal 170 KUHP, melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang. Semua (tersangka) dari BPPKB," jelasnya.

Dalam pasal tersebut, pelaku yang dijerat terancam hukuman pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

Bentrokan di perbatasan Cianjur-Sukabumi merupakan buntut dari kericuhan antar ormas tersebut di Sumedang. Selain korban meninggal, sejumlah massa lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Selain itu, markas ormas BPPKB dirusak dan diamuk massa saat bentrokan terjadi.

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam hingga sepeda motor milik anggota ormas terkait.

Bentrokan antar ormas ini bukan yang pertama kali terjadi. BPPKB juga sempat bertikai pada Januari 2020 lalu dengan ormas lain di perbatasan Cianjur-Sukabumi.

(mj/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK