Motif Penyerangan Ustaz di Batam: Tak Suka Ceramah Agama

CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 17:15 WIB
Motif ketidaksukaan pelaku terhadap ceramah keagamaan terungkap saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap pelaku penyerangan ustaz di Batam tersebut. Ilustrasi peneyerangan. (Istockphoto/ Coldsnowstorm)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menduga bahwa tersangka penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Masjid Baitussyakur Batam melakukan aksinya karena tak menyukai ceramah keagamaan yang dilakukan oleh korban.

Hal itu terungkap dalam hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polresta Barelang terhadap tersangka berinisial H tersebut.

"Dari keterangan tersangka bahwa tersangka tidak suka dengan kegiatan ceramah keagamaan," kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt saat dikonfirmasi, Senin (27/9).


Menurut dia, penyerangan terhadap Abu Syahid merupakan aksi pertama yang dilakukan dirinya terhadap tokoh agama ataupun penceramah.

Dia mengatakan tersangka sudah ditahan oleh penyidik sejak 21 September 2021, sehari setelah aksi penyerangan itu dilakukan.

Menurut Harry, tersangka melakukan aksi penyerangan itu dalam kondisi sudah sembuh dari gangguan kejiwaan. Diketahui, ia sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa di Aceh selama tiga tahun.

"Dari hasil riksa dokter spesialis kejiwaan RSBP Batam menyimpulkan bahwa perilaku garkum (pelanggaran hukum) tidak disebabkan oleh gangguan kejiwaan," jelasnya.

Oleh sebab itu, kata dia, pihak kepolisian dapat menindaklanjuti perkara tersebut sebagai sebuah kasus pidana. Nantinya, Harry mengatakan bahwa tersangka akan diseret ke pengadilan

Penyerangan dilakukan tersangka pada Senin (20/9) saat korban sedang memberikan ceramah di hadapan jemaah.

Kemudian, tiba-tiba Ustaz itu seolah menengok ke arah kanan. Ia lalu diikuti oleh seorang pria yang berlari ke arahnya. Ustaz itu pun langsung berlari karena diduga akan diserang.

Keriuhan terjadi, jemaah yang duduk kemudian berlari dan mencoba menghentikan aksi tersebut. Kemudian, pelaku ditangkap dan terlihat dipiting oleh beberapa orang. Sejumlah ibu-ibu meluapkan kekesalannya dengan memukuli pelaku sesekali.

(mjo/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK