Alasan Blitar Masuk Uji Coba New Normal

CNN Indonesia
Senin, 04 Oct 2021 18:39 WIB
Menko Marves Luhut Pandjaitan mengatakan Kota Blitar, Jawa Timur telah memenuhi beberapa indikator WHO, sehingga layak dijadikan contoh penerapan new normal. Menko Marves Luhut Pandjaitan mengatakan Kota Blitar, Jawa Timur bakal menjadi daerah percontohan dalam penerapan new normal (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa Kota Blitar di Jawa Timur menjadi daerah uji coba penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 atau new normal.

Ada sejumlah alasan mengapa Kota Blitar yang dipilih oleh pemerintah pusat. Berkenaan dengan indikator yang ditetapkan WHO.

"Implementasi uji coba PPKM level 1 diberlakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target capaian vaksinasi," tutur Luhut dalam konferensi pers yang diadakan pada Senin (4/10).


Selain capaian vaksinasi dosis 1 yang mencapai 70 persen, Kota Blitar juga telah memenuhi target capaian vaksinasi untuk lansia sebesar 60 persen.

"Penerapan PPKM level 1 ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal," ucap Luhut.

Proses uji coba ini akan diimbangi dengan misi surveillance, tracing, testing, dan penerapan protokol kesehatan. Pemerintah pun akan menurunkan tim khusus di Blitar untuk memantau pelaksanaan new normal.

"Kami dan Menkes akan menurunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan PPKM level 1 di Kota Blitar, sehingga nanti akan menjadi role model buat kota/kabupaten lain," tambah Luhut.

Blitar menjadi daerah uji coba New Normal hingga dua pekan ke depan. Bersamaan dengan PPKM yang baru diperpanjang hingga 18 Oktober.

Pemerintah mengamini telah ada penurunan kasus positif virus corona di tanah air. Namun, pemerintah tidak jemawa, sehingga PPKM kembali diperpanjang.

Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tidak euforia berlebihan. Masyarakat masih perlu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona.

(cfd/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER