UPDATE CORONA 9 OKTOBER

Rangkuman Covid: Cemas Klaster PON hingga Geser Libur Maulid

CNN Indonesia
Sabtu, 09 Oct 2021 18:30 WIB
Rangkuman covid-19 hari ini mulai dari penurunan kasus beberapa pekan terakhir hingga upaya pemerintah menekan covid dengan menggeser libur Maulid. Ilustrasi PON 2020 di Papua. (ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penambahan kasus covid-19 menurun selama 11 pekan terakhir. Sejumlah daerah mulai melaporkan tidak ada penambahan kasus kematian.

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) turut melandai. Namun, ancaman potensi gelombang ketiga covid-19 tetap ada, apalagi menjelang libur Natal dan Tahun baru.

CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.


BOR RS Jakarta Turun

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 turun menjadi 7 persen.

Selain penurunan keterisian tempat tidur pasien Covid-19, Riza menyatakan, tingkat keterisian ruang unit perawatan intensif (ICU) di DKI juga turun menjadi 19 persen.

"Kita lihat tempat tidur turun lagi jadi 7 persen. Dari 5.562 terpakainya 416," kata Riza kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/10).

Klaster Covid-19 di PON Papua

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko menyatakan mustahil tak terdapat klaster Covid-19 dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Miko menyebut jumlah kasus positif Covid-19 yang mencapai 34 orang selama PON XX Papua sudah bisa dikatakan sebagai klaster.

Menurut Miko, pemerintah salah jika membantah terdapat klaster Covid-19 di PON Papua. Namun, katanya, tingkat bahaya klaster tergantung pada jumlah kasus positif.

"Menurut saya pada kerumunan itu enggak mungkin enggak ada klaster, pada PON juga enggak mungkin enggak ada klaster, pasti ada klaster. Menolak ada klaster luar biasa salahnya, luar biasa salahnya. Sudah (pasti) ada klaster. Olimpiade aja ada klaster. Olimpiade ya yang di Jepang," jelasnya kepada CNNIndonesia.com.

69 Siswa-Guru Positif di Tangerang

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan sekolah. Sebanyak 42 kasus baru terkonfirmasi positif dari 20 sekolah, sementara sebelumnya ditemukan 27 kasus dari 15 sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraini mengatakan, pihaknya telah melakukan screening terhadap 53 sekolah yang telah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dalam screening Covid-19 tersebut terdapat 2.683 sampel diambil swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction).

"Totalnya ada 69 warga sekolah terkonfirmasi positif dari 35 sekolah. Diantaranya dua guru, satu petugas TU dan 66 siswa," jelasnya pada Jumat (8/10).

Libur Maulid Digeser

Pemerintah memutuskan menggeser hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari tanggal 19 menjadi 20 Oktober 2021. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi munculnya kasus baru Covid-19.

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengatakan kebijakan untuk menggeser hari libur ini merupakan upaya pemerintah untuk pencegahan dan penanganan penyebaran munculnya klaster baru Covid-19.

"Sebagai antisipasi munculnya kasus baru Covid-19, hari libur Maulid Nabi digeser 20 Oktober 2021," jelasnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/10).

Genjot Testing Jelang Masuk Turis Asing

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran Pemda Bali meningkatkan capaian testing dan tracing kasus positif Covid-19 ketika pembukaan kedatangan turis asing pada 14 Oktober mendatang.

Jokowi menyoroti jumlah tes mingguan di Kabupaten Karangasem yang hanya 34 persen dari target. Ia juga menyentil Kabupaten Bangli yang baru memenuhi 57 persen target tes mingguan.

Update Covid 8 Oktober 2021

Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Sabtu (9/10) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 1.167 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 1.507 kasus, dan 52 kasus meninggal baru.

Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.227.038 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.059.267 orang dinyatakan pulih, 25.159 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 142.612 lainnya meninggal dunia.

(tfq/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER