NasDem Sebut Superman Biseksual Bahaya, Arus Pelangi Tertawa

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 05:34 WIB
Anggota DPR Achmad Fadil Muzakki Syah menyebut Superman biseksual berbahaya bagi anak-anak, sementara Arus Pelangi berkata Ilustrasi tokoh komik Superman. (Foto: Warner Bros. Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi VIII DPR Achmad Fadil Muzakki Syah alias Gus Lora menyebut produk terbitan DC Comics yang menampilkan tokoh Superman sebagai pria biseksual berbahaya bagi perkembangan anak.

Sementara, komunitas Arus Pelangi menganggapnya lazim sebagai bagian dari perkembangan.

"Biseksual sangat berbahaya untuk anak-anak karena tidak bagus. Saya tidak setuju dengan ajaran seperti itu. dan Indonesia ini gak perlu begitu," ucap Gus Lora saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (13/10).


"Ya betul, [nilai-nilainya] tidak tepat [dengan Indonesia] menurut saya," imbuhnya.

Dia pun meminta pemerintah melarang atau minimal menyensor peredaran produk-produk DC Comics yang menampilkan Superman dengan gambaran sebagai pria biseksual.

"Menurut saya, kalau itu mengandung konten berbau pornografi harusnya dilarang peredarannya, atau kalau tidak bisa disensor, karena komik bacaan banyak anak kecil. Jika harus beredar ya disensor saja," tuturnya.

Gus Lora pun meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam merespons produk DC Comics yang menampilkan Superman dengan gambar sebagai pria biseksual tersebut.

"Harus ada kerja sama dua kementerian ini untuk evaluasi dan memantau hal ini," tuturnya.

Di pihak lain, organisasi pembela hak kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) Arus Pelangi menilai langkah DC Comics ini merupakan sarana informasi kepada anak-anak muda soal keragaman manusia.

"Ini soal komik. Diceritakan komik soal rencana ke depan ini menurutku sebagai keterbukaan informasi. Misalnya soal anak-anak dan remaja harus dikasih tau bahwa manusia ga homogen," kata aktivis Arus Pelangi Yuli Rustinawati, Rabu (13/10) malam.

Yuli mengaku tak ambil pusing terkait banyaknya kritik dari banyak pihak terkait larangan komik itu terbit di Indonesia. "Aku ketawa aja, hari gini gitu lho. Jadi kaya gagap gitu ya. Menurutku ini sebagai bentuk homofobia ya," kata dia.

"Karena ini privat. Kenapa negara terganggu soal ini? Aku enggak bisa marah juga karena menurutku kocak kenapa sampai sedalam itu [polemiknya]," imbuh dia.

Diketahui, DC Comics membenarkan bahwa tokoh Superman baru, yakni Jonathan Kent, anak dari Clark Kent dan Lois Lane, akan menjalani hubungan spesial dengan teman laki-lakinya, Jay Nakamura.

(mts/rzr/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK