Indikator: Krisis Iklim Jadi Perhatian Generasi Z dan Milenial

CNN Indonesia
Kamis, 28 Oct 2021 02:50 WIB
Indikator Politik menyebut mayoritas responden generasi Z dan milienial menilai pemerintah harus berbuat lebih banyak untuk mengatasi perubahan iklim. Hasil survei Indikator Politik Indonesia bersama dengan Yayasan Indonesia Cerah menunjukkan generasi Z (17-26 tahun) dan milenial (27-35 tahun) mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap isu perubahan iklim. Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil survei Indikator Politik Indonesia bersama dengan Yayasan Indonesia Cerah menunjukkan generasi Z (17-26 tahun) dan milenial (27-35 tahun) mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap isu krisis atau perubahan iklim.

"Tingkat awareness besar sekali 82 persen. Kita tanya secara verbatim. Generasi Z tingkat awareness-nya lebih tinggi (85 persen) dibandingkan milenial (79 persen)," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers secara daring, Rabu (27/10).

Secara umum mayoritas responden kelompok usia Generasi Z dan milenial berpendapat perubahan iklim merupakan krisis yang disebabkan oleh ulah manusia (61 persen) dan menyebabkan kerugian yang sangat serius.


Adapun faktor yang dinilai paling berpengaruh sebagai penyumbang terbesar perubahan atau krisis iklim adalah penggundulan hutan, disusul sektor industri (pabrik), penggunaan plastik, dan sektor industri penebangan hutan (kayu).

"Mayoritas responden pemilih pemula dan pemilih muda menilai pemerintah kita harus berbuat lebih banyak untuk mengatasi perubahan iklim (80 persen)," kata Burhanuddin.

Burhanuddin berkata masalah kerusakan lingkungan, polusi, hingga perubahan iklim masuk ke dalam 10 isu yang sangat dikhawatirkan para generasi Z dan milenial.

"Tingkat kekhawatiran, korupsi menempati tempat paling tinggi," ujarnya.

Burhanuddin menjelaskan hasil survei tersebut merupakan peluang strategis bagi partai-partai politik untuk mulai melibatkan berbagai stakeholders masyarakat sipil dalam penyusunan agenda krisis iklim ke dalam platform partai.

Hal itu sekaligus untuk menarik perhatian blok strategis pemilih muda dan pemula kalangan generasi Z dan milenial yang mencapai sekitar 80 juta atau 40 persen dari populasi pemilih di Pemilu 2024.



Survei dilakukan dengan melibatkan 4.020 responden yang terdiri 3.216 responden usia 17-26 tahun dan 804 responden usia 27-35 tahun. Mereka tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Penarikan sampel menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(ryn/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER