Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mengaku bakal terus mengakselerasi capaian program vaksinasi virus corona (Covid-19) dosis lengkap di sejumlah daerah yang masih berada dibawah capaian rata-rata nasional.
Selain itu, kebijakan protokol kesehatan menjelang Natal dan Tahun Baru pun mulai dipersiapkan untuk diterapkan pada sektor wisata, pertokoan, dan tempat ibadah.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 Provinsi Diminta Tingkatkan Vaksinasi
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat masih ada lima provinsi yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional. "Capaian vaksinasi dosis lengkap secara nasional saat ini adalah 35,5 persen," kata Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Kamis (4/11).
Adapun provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah angka nasional adalah Lampung sebesar 20,76 persen, Sulawesi Utara 28,81 persen, Sulawesi Tenggara 20,31 persen, Maluku Utara 17,5 persen, dan Papua 17,56 persen.
Karenanya, Wiku meminta agar seluruh gubernur serta walikota dan bupati untuk tidak lengah dan terus meningkatkan capaian vaksinasi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang mulai terkendali.
Pemerintah Siapkan Kebijakan Prokes Jelang Nataru
Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, saat ini pemerintah telah menyiapkan kebijakan protokol kesehatan menjelang Natal dan Tahun Baru yang diarahkan pada sektor wisata, pertokoan, dan tempat ibadah.
Meskipun saat ini kasus Covid-19 cukup terkendali, Wiku mengatakan, pengawasan harus terus dilakukan, termasuk terkait keterisian rumah sakit untuk menekan angka kematian, serta meningkatkan angka kesembuhan semaksimal mungkin.
"Antisipasi di lapangan yang mencakup pergerakan orang di berbagai lokasi seperti lokasi wisata, pertokoan dan tempat peribadatan," jelasnya.
Tangis Anak Yatim Korban Covid-19 saat Jumpa Mensos
Jerit tangis sejumlah anak korban Covid-19 pecah saat bertemu Menteri Sosial Tri Rismaharini di Kota Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (6/11).
Salah satunya merupakan Niftah, seorang siswa SMA yang menerima bantuan sosial anak yatim piatu terdampak Covid-19. Ia bersama adiknya mendapat bantuan senilai Rp600 ribu yang bisa dicairkan langsung secara tunai."Saya ingat ibu waktu bertemu Risma, ibu meninggal karena Covid-19, jadi sekarang saya dan adik saya tinggal sama bapak saja," kata Niftah saat ditemui wartawan di Gor Untung Suropati, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (6/11).
Kasus Covid-19 Jakarta Tertinggi hingga Capaian Vaksinasi RI
Ilustrasi. (AFP/SERGEI SUPINSKY)
Jakarta Sumbang Kasus Covid Tertinggi, 26 Daerah Nihil Kasus Meninggal
DKI Jakarta kembali tercatat sebagai provinsi dengan jumlah penambahan kasus virus corona (Covid-19) harian tertinggi di Indonesia dengan 117 kasus pada hari ini, Minggu (7/11).Jumlah ini menjadikan Jakarta sebagai satu-satunya provinsi yang mengalami penambahan di atas 100 kasus pada hari ini berdasarkan data laporan harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
Satgas juga mencatat, penambahan kasus kematian akibat Covid-19 pada hari ini hanya dilaporkan oleh 8 provinsi. Sementara 26 provinsi lainnya mencatatkan nol kematian alias tidak melaporkan satupun kasus kematian warga akibat terinfeksi Covid-19.
Capaian Dosis Vaksin RI
Kemenkes per Minggu (7/11) Pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 125.105.963 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara baru 78.994.163 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh angka 60,07 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Kendati demikian, persentase suntikan dosis kedua baru berada di angka 37,93 persen dari total target penerima.
Update Covid 7 November 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Minggu (7/11) mencatat terdapat penambahan kasus Covid-19 baru sebanyak 444 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 587 kasus, dan 11 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.248.165 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.093.795 orang dinyatakan pulih, 10.825 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.545 lainnya meninggal dunia.