5 Terduga JI Jatim Dibekuk, Polisi Dalami Potensi Skema Kotak Amal

CNN Indonesia
Selasa, 09 Nov 2021 19:39 WIB
Polisi mendalami dugaan kaitan antara lima terduga teroris kelompok JI di Jatim yang ditangkap hari ini dengan yang dibekuk di Lampung, kemarin. Densus 88 Polri menggeledah rumah warga Kabupaten Sumenep, Selasa (9/11). (Foto: CNN Indonesia/Nurus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi bakal mendalami soal dugaan penggalangan dana via kotak amal terkait penangkapan terhadap lima anggota Jamaah Islamiyah (JI) di Jawa Timur serta kemungkinan kaitannya dengan JI di Lampung.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan sejauh ini pihaknya belum menemukan kotak amal dari kelompok JI di Jatim.

"Untuk di Jawa timur ini kita masih menggali, belum kami menemukan kotak-kotak amal di Jawa Timur, tapi itu kami akan lakukan itu pendalaman, dan apakah ada pola penggalangan dana juga, sejauh ini belum ditemukan," tutur dia, kepada wartawan, Selasa (9/11).


Ramadhan menuturkan pihaknya juga bakal mendalami hubungan antara kelompok JI di Jawa Timur dan Lampung. Ramadhan menduga keduanya memiliki hubungan karena masih dalam satu jaringan.

"Dalam organisasi terorisme, JI antara di daerah A dan B tentu ada hubungannya, hubungan penyambung dana, mau pun hubungan personilnya," ucap Ramadhan.

Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan bahwa penangkapan para terduga teroris ini juga merupakan upaya pencegahan dan deteksi dini yang dilakukan oleh Densus 88.

"Kami lakukan upaya pencegahan, deteksi sejak awal, upaya-upaya yang dilakukan oleh kelompok teroris di Indonesia," ujarnya.

Sebagai informasi, Densus 88/Antiteror menangkap lima terduga teroris di wilayah Jawa Timur pada Selasa (9/11) hari ini. Mereka antara lain adalah BA, yang ditangkap di Bojonegoro; AS ditangkap di Gresik; RH alias AH dan AN ditangkap di Kediri; dan MA ditangkap di Sumenep.

Operasi Densus 88 di Sumenep sendiri terjadi di rumah salah seorang rumah warga Desa Kolor, Selasa (9/11) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Pantauan di lapangan, penggeledahan rumah mewah tersebut berlangsung selama 2 jam. Proses penggeledahan dijaga ketat aparat kepolisian setempat. Petugas juga menyita beberapa barang yang diduga barang bukti.

"Kita di sini cuma membantu pengamanan saja apa yang dilakukan oleh Densus 88," kata Kepala Subbagian Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Selasa (9/11).

Sebelumnya, Densus 88/Antiteror juga menangkap total delapan teroris di wilayah Lampung. Salah satunya adalah petinggi Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) bernama Ir S.

[Gambas:Video CNN]



(dis/nrs/arh)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER