Rangkuman Covid-19: Vaksin Kedaluwarsa, Jokowi Kirim Tim Riset
CNN Indonesia
Kamis, 11 Nov 2021 18:38 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi vaksin Astrazeneca. 5.000 dosis vaksin AstraZeneca di NTT disebut habis masa berlakunya. (Foto: REUTERS/SOE ZEYA TUN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah baru-baru ini menyatakan jumlah penambahan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam 16 pekan terakhir. Kendati demikian, pemerintah tetap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level di Indonesia.
Seiring dengan penurunan kasus itu, pemerintah juga mulai membuka banyak pintu relaksasi di sektor sosial-ekonomi. Sehingga mobilitas masyarakat ikut disorot, lantaran menyerupai kondisi pergerakan masyarakat sebelum pandemi covid-19 terjadi di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vaksin Kedaluwarsa
Sebanyak 5.000 dosis vaksin AstraZeneca di Nusa Tenggara Timur habis masa berlakunya alias kedaluwarsa sejak 31 Oktober 2021.
"Ada sekitar lima ribuan dosis (vaksin) maksimal yang tidak digunakan dan kedaluwarsa pada 31 Oktober," ungkap Kepala Dinas Kesehatan dan Pencatatan Sipil Nusa Tenggara Timur Mese Ataupah.
Pemprov NTT, kata dia, sebelumnya menerima 110 ribu dosis vaksin yang hendak kedaluwarsa dari Kemenkes pada pertengahan Oktober dengan alasan permintaan tinggi dari daerah. Namun, tak semuanya terserap.
WHO Soroti Kenaikan Mobilitas
Badan Kesehatan Dunia (WHO), dalam laporan situasi Covid-19 mingguan per 10 November dengan data yang diambil pada 5 November, menyoroti tingginya jumlah mobilitas warga Indonesia di tengah pandemi.
Terutama, mobilitas ke sektor ritel dan lokasi rekreasi di lima provinsi pulau Jawa sejak September lalu.
"Peningkatan yang mencolok dalam mobilitas masyarakat di ritel dan rekreasi diamati di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten, dimana tingkat mobilitas sebelum pandemi telah dicapai ," tulis laporan WHO, Kamis (11/11).
Tren Penurunan Capaian Vaksinasi Lansia
WHO juga menyoroti sebanyak 17 provinsi di Indonesia yang menunjukkan tren penurunan capaian vaksinasi pada target warga lanjut usia (lansia).
"Dari 1-7 November, di antara populasi yang lebih tua ada tren penurunan jumlah dosis vaksin yang diberikan yang kami amati pada 17 provinsi," tulis WHO dalam laporan mingguan, Kamis (11/11).
Wilayah-wilayah tersebut antara lain Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Papua, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Gorontalo, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengaku belum memutuskan teknis pemberian obat virus corona Molnupiravir nantinya akan diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia atau malah berbayar.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian dan menunggu hasil evaluasi uji klinik Molnupiravir oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Belum ya, masih akan dibahas dengan organisasi profesi tentang indikasi penggunaannya. Sambil kita menunggu selesainya uji klinis dan publikasinya," kata Nadia melalui pesan singkat, Kamis (11/11).
Tolak Vaksin, Warga Bayar RS Covid Mandiri
Kemenkes mengaku telah menerima saran dari sejumlah pihak terkait aturan yang baru-baru ini diterapkan di Singapura, seperti warga yang menolak mendapat suntikan vaksin virus corona, tak berhak mendapat akses perawatan gratis di fasilitas kesehatan apabila terinfeksi covid-19 di kemudian hari.
Direktur P2PML Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, pemerintah untuk saat ini belum memberlakukan kebijakan demikian. Namun ia menyebut opsi itu tak menutup kemungkinan bisa juga diterapkan di Indonesia ke depannya.
Kemenkes menyatakan pemberian booster atau suntikan dosis ketiga vaksin virus corona kepada masyarakat hanya akan dimulai ketika sasaran vaksinasi nasional yang sudah menerima vaksin dua dosis alias lengkap mencapai 50 persen dari target.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut ketetapan tersebut telah sesuai dengan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).
"Booster atau pemberian dosis ketiga dapat dilakukan minimal setelah 50 persen sasaran vaksinasi sudah lengkap mendapat dosis pertama dan dosis kedua," kata Nadia.
Jakarta 50 Besar Kota Terbaik Respons Covid-19
DKI Jakarta masuk dalam 50 kota di dunia dengan penanganan Covid-19 terbaik dan tercatat lebih unggul dari beberapa kota besar dunia seperti Moskow, Paris, Shanghai, maupun Los Angeles dalam beberapa kategori.
Hal itu sebagaimana disebutkan dalam laporan berjudul Covid-19 City Safety Rankings Q2/2021: Benchmarking of Municipal Pandemic Response - Vaccines, Economy, Prevention, Governance, Safety yang diterbitkan Deep Knowledge Analytic (DKA).
Presiden Indonesia Joko Widodo menyatakan bakal mengirim tim riset vaksin ke Inggris sebagai salah satu upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi di kawasan.
Jokowi menilai pandemi Covid-19 memberi pelajaran betapa penting membangun lebih banyak hub vaksin, obat-obatan, dan peralatan medis. Ia pun mengaku siap menjadikan Indonesia sebagai hub vaksin.
Bali Tak Izinkan Pesta di Kelab Malam
Pemerintah Provinsi Bali menyatakan tak ada izin bagi kelab malam di Bali untuk menggelar acara pesta. Hal tersebut sejalan dengan arahan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Acara pesta di kelab malam Bali belum diizinkan demi mengantisipasi kerumunan.
"Sejauh ini iya (dilarang party). Kita sejalan dengan penegasan Satgas nasional," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Kamis (11/11).
Kemenkes per Kamis (11/11) Pukul 12.00 WIB mencatat setidaknya 128.147.345 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, baru 81711.099 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 61,53 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 39,23 persen.
Update Covid 11 November 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Kamis (11/11) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 435 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 470 kasus, dan 16 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.249.758 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.096.664 orang dinyatakan pulih, 9.486 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.608 lainnya meninggal dunia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah baru-baru ini menyatakan jumlah penambahan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam 16 pekan terakhir. Kendati demikian, pemerintah tetap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level di Indonesia.
Seiring dengan penurunan kasus itu, pemerintah juga mulai membuka banyak pintu relaksasi di sektor sosial-ekonomi. Sehingga mobilitas masyarakat ikut disorot, lantaran menyerupai kondisi pergerakan masyarakat sebelum pandemi covid-19 terjadi di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vaksin Kedaluwarsa
Sebanyak 5.000 dosis vaksin AstraZeneca di Nusa Tenggara Timur habis masa berlakunya alias kedaluwarsa sejak 31 Oktober 2021.
"Ada sekitar lima ribuan dosis (vaksin) maksimal yang tidak digunakan dan kedaluwarsa pada 31 Oktober," ungkap Kepala Dinas Kesehatan dan Pencatatan Sipil Nusa Tenggara Timur Mese Ataupah.
Pemprov NTT, kata dia, sebelumnya menerima 110 ribu dosis vaksin yang hendak kedaluwarsa dari Kemenkes pada pertengahan Oktober dengan alasan permintaan tinggi dari daerah. Namun, tak semuanya terserap.
WHO Soroti Kenaikan Mobilitas
Badan Kesehatan Dunia (WHO), dalam laporan situasi Covid-19 mingguan per 10 November dengan data yang diambil pada 5 November, menyoroti tingginya jumlah mobilitas warga Indonesia di tengah pandemi.
Terutama, mobilitas ke sektor ritel dan lokasi rekreasi di lima provinsi pulau Jawa sejak September lalu.
"Peningkatan yang mencolok dalam mobilitas masyarakat di ritel dan rekreasi diamati di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten, dimana tingkat mobilitas sebelum pandemi telah dicapai ," tulis laporan WHO, Kamis (11/11).
Tren Penurunan Capaian Vaksinasi Lansia
WHO juga menyoroti sebanyak 17 provinsi di Indonesia yang menunjukkan tren penurunan capaian vaksinasi pada target warga lanjut usia (lansia).
"Dari 1-7 November, di antara populasi yang lebih tua ada tren penurunan jumlah dosis vaksin yang diberikan yang kami amati pada 17 provinsi," tulis WHO dalam laporan mingguan, Kamis (11/11).
Wilayah-wilayah tersebut antara lain Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Papua, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Gorontalo, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengaku belum memutuskan teknis pemberian obat virus corona Molnupiravir nantinya akan diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia atau malah berbayar.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian dan menunggu hasil evaluasi uji klinik Molnupiravir oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Belum ya, masih akan dibahas dengan organisasi profesi tentang indikasi penggunaannya. Sambil kita menunggu selesainya uji klinis dan publikasinya," kata Nadia melalui pesan singkat, Kamis (11/11).
Tolak Vaksin, Warga Bayar RS Covid Mandiri
Kemenkes mengaku telah menerima saran dari sejumlah pihak terkait aturan yang baru-baru ini diterapkan di Singapura, seperti warga yang menolak mendapat suntikan vaksin virus corona, tak berhak mendapat akses perawatan gratis di fasilitas kesehatan apabila terinfeksi covid-19 di kemudian hari.
Direktur P2PML Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, pemerintah untuk saat ini belum memberlakukan kebijakan demikian. Namun ia menyebut opsi itu tak menutup kemungkinan bisa juga diterapkan di Indonesia ke depannya.
Booster Dimulai Saat Vaksinasi 2 Dosis Capai 50 Persen
Mobilitas warga kembali meningkat seiring kian banyaknya daerah PPKM level 1. (Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Kemenkes menyatakan pemberian booster atau suntikan dosis ketiga vaksin virus corona kepada masyarakat hanya akan dimulai ketika sasaran vaksinasi nasional yang sudah menerima vaksin dua dosis alias lengkap mencapai 50 persen dari target.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut ketetapan tersebut telah sesuai dengan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).
"Booster atau pemberian dosis ketiga dapat dilakukan minimal setelah 50 persen sasaran vaksinasi sudah lengkap mendapat dosis pertama dan dosis kedua," kata Nadia.
Jakarta 50 Besar Kota Terbaik Respons Covid-19
DKI Jakarta masuk dalam 50 kota di dunia dengan penanganan Covid-19 terbaik dan tercatat lebih unggul dari beberapa kota besar dunia seperti Moskow, Paris, Shanghai, maupun Los Angeles dalam beberapa kategori.
Hal itu sebagaimana disebutkan dalam laporan berjudul Covid-19 City Safety Rankings Q2/2021: Benchmarking of Municipal Pandemic Response - Vaccines, Economy, Prevention, Governance, Safety yang diterbitkan Deep Knowledge Analytic (DKA).
Presiden Indonesia Joko Widodo menyatakan bakal mengirim tim riset vaksin ke Inggris sebagai salah satu upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi di kawasan.
Jokowi menilai pandemi Covid-19 memberi pelajaran betapa penting membangun lebih banyak hub vaksin, obat-obatan, dan peralatan medis. Ia pun mengaku siap menjadikan Indonesia sebagai hub vaksin.
Bali Tak Izinkan Pesta di Kelab Malam
Pemerintah Provinsi Bali menyatakan tak ada izin bagi kelab malam di Bali untuk menggelar acara pesta. Hal tersebut sejalan dengan arahan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Acara pesta di kelab malam Bali belum diizinkan demi mengantisipasi kerumunan.
"Sejauh ini iya (dilarang party). Kita sejalan dengan penegasan Satgas nasional," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Kamis (11/11).
Kemenkes per Kamis (11/11) Pukul 12.00 WIB mencatat setidaknya 128.147.345 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, baru 81711.099 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 61,53 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 39,23 persen.
Update Covid 11 November 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Kamis (11/11) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 435 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 470 kasus, dan 16 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.249.758 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.096.664 orang dinyatakan pulih, 9.486 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.608 lainnya meninggal dunia.