Setpres Jawab Walhi Kalbar: Jokowi Belum Berencana ke Sintang

CNN Indonesia
Jumat, 19 Nov 2021 13:02 WIB
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan Presiden Jokowi belum berencana berkunjung ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dalam waktu dekat. Presiden Joko Widodo belum ada rencana kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, untuk meninjau langsung banjir di lokasi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretariat Presiden (Setpres) menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum berencana berkunjung ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dalam waktu dekat. Pernyataan itu merespons Walhi Kalbar yang mengundang Jokowi berkunjung ke lokasi banjir Sintang.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono tak berkomentar banyak soal undangan Walhi Kalbar tersebut. Ia hanya memastikan belum ada rencana kunjungan kerja kepresidenan ke Sintang.

"Tidak (ada rencana berkunjung ke Kabupaten Sintang)," kata Heru dalam pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (19/11).


Terpisah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Jokowi akan berkunjung ke lokasi banjir Sintang. Namun, ia tidak membeberkan detail waktu kunjungan Jokowi itu.

Basuki hanya mengatakan ia akan berkunjung ke Sintang pada Kamis (18/11) untuk mengecek keadaan. Lawatan Basuki itu sekaligus mempersiapkan kunjungan Jokowi ke Sintang.

"Saya baru akan ke sana lusa karena besok ada sidang Kabinet Paripurna sehingga saya ke sana Kamis," kata dia kepada wartawan di Serang, Banten, Selasa (16/11).

Sebelumnya, Sintang terendam banjir selama sekitar sebulan. Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Barat, Nicodemus Ale mengundang Presiden Jokowi ke Kabupaten Sintang untuk meninjau langsung banjir.

"Karena presiden sudah ber-statement dengan mengatakan kondisi lingkungan di Sintang yang sudah cukup parah dan terjadi pulihan tahun, kita mengundang presiden untuk segera meninjau lokasi dan segera melakukan tindakan tindakan konkret," ujar Nico kepada CNN Indonesia TV, Kamis (18/11).



(dhf/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER