Mabes TNI Telusuri Cekcok Arteria dan Perempuan 'Kerabat Jenderal'

CNN Indonesia
Senin, 22 Nov 2021 20:54 WIB
Kapuspen TNI mengatakan bila ada dugaan pidana oleh anggotanya dalam cekcok tersebut, maka pihaknya akan memproses di peradilan militer. Anggota DPR RI Arteria Dahlan. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Prantara Santosa mengatakan pihaknya bakal menelusuri perempuan yang berselisih dengan anggota DPR Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11). Perempuan tersebut mengaku kerabat jenderal. 

"Merespons video yang beredar tentang insiden di Bandara Soekarno-Hatta hari ini, TNI akan menelusuri dulu pihak-pihak yang ada di video ini," kata Prantara dalam keterangan tertulis, Senin (22/11).

Prantara mengatakan bila ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh anggota TNI dalam peristiwa itu, maka akan diproses di peradilan militer.

"Namun bila pihak yang diduga melakukan tindak pidana bukan anggota TNI, akan diproses oleh aparat hukum peradilan umum," katanya.

Sebelumnya, terjadi insiden cekcok antara Arteria dengan seorang perempuan muda di Bandara. Perempuan itu mengaku sebagai keluarga jenderal bintang tiga.

Kejadian ini pertama kali diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni lewat akun Instagram pribadinya.

Arteria mengonfirmasi kejadian yang menimpanya dan meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman bertindak tegas.

Menurutnya, peristiwa berawal dari dalam pesawat. Saat itu pesawat dari Bali yang ia tumpangi bersama keluarga serta perempuan tersebut mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Ia berkata, dirinya yang menaiki pesawat bersama ibundanya dan stafnya dianggap menghalangi jalan saat perempuan tersebut hendak turun dari dalam pesawat. Padahal, katanya, pesawat baru mendarat dan pintu pesawat belum terbuka ketika itu.

Belakangan, Arteria pun mengaku takut setelah menyadari perempuan tersebut mengenal Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Arteria juga mengatakan bahwa Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga kader PDIP, Prasetyo Edi Marsudi, telah menghubungi dirinya agar mau berdamai dengan perempuan tersebut.

"Iya waktu ditelepon kan dia bilang kenal sama Bu Megawati, saya bilang enggak ada masalah, pastinya saya takutlah sama Bu Mega karena kami semua tegak lurus sama beliau. Tiba-tiba Pak Pras telepon, sudah damai saja," kata Arteria kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (22/11).

(yoa/pmg)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER