Letusan Besar Terdengar saat Kopassus-Brimob Bentrok di Papua

CNN Indonesia
Senin, 29 Nov 2021 08:39 WIB
Kopassus dan Brimob bentrok di Papua hingga viral di media sosial. Dalam video terdengar suara letusan diduga dari senjata api dan teriak ancaman. Ilustrasi. (Foto: Astari Kusumawardhani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Personel TNI yang tergabung dengan Satgas Nanggala Kopassus bentrok dengan anggota polisi dari Satgas Amole Polri di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Sabtu (27/11) lalu. Video bentrok TNI dan polisi itu kemudian viral di media sosial Instagram.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun @infokomando.official, Minggu (28/11) terlihat anggota polisi memakai rompi dan seragam menenteng senjata api dan sesekali melepaskan tembakan sembari teriak dan mengancam akan membunuh.

"Mana kau, **** kau," begitu teriakan yang diduga keluar dari mulut anggota polisi dalam video berdurasi 21 detik.


Dalam video tampak beberapa anggota polisi yang diduga berseragam brimob itu berlari dan terlihat seperti mengincar target di sekitar wilayah barak pada malam hari.

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa membenarkan insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya melalui polisi militer (POM) telah melakukan penelusuran dan pengusutan terkait dugaan pelanggaran pidana yang terjadi.

"Pusat Polisi Militer TNI bersama sama dengan Pusat Militer TNI AD sedang lakukan proses terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," kata Andika saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (29/11).

Di lain sisi, ia mengatakan bahwa proses hukum tersebut juga akan dilakukan terhadap anggota Polri yang terlibat. Namun demikian, Andika menyerahkan hal tersebut kepada Korps Bhayangkara untuk melakukan penindakan.

Andika menuturkan, TNI sudah menjalin koordinasi dengan Polri sehingga proses pidana terhadap anggota polisi yang terlibat juga dilakukan.

"TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," jelasnya.

Sementara itu,  Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri memastikan bahwa insiden perkelahian antara anggota TNI dan polisi sudah diselesaikan. Ia menolak membeberkan kronologi dan pemicu perkelahian tersebut.

"Tidak ada bentrok itu, salah paham saja. Sudah diselesaikan, sudah berdamai," kata Fakhiri saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (29/11).

(tim/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER