Camat Babakan Madang Bogor Belum Terima Surat Izin Reuni 212 di Sentul

CNN Indonesia
Selasa, 30 Nov 2021 09:50 WIB
Camat Babakan Madang masih belum menerima surat permohonan kegiatan reuni aksi 212 dari panitia maupun Yayasan Az-Zikra Bogor. Reuni Aksi 212 pada 2021 yang semula akan digelar di sekitar Monas, Jakarta Pusat, dipindahkan ke Sentul, Bogor. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Camat Babakan Madang Cecep Imam mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait rencana reuni aksi 212 yang akan digelar di Masjid Az-zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (2/12) mendatang.

Cecep mengatakan, hingga Selasa (30/11) pagi, pihaknya masih belum menerima surat permohonan kegiatan dari pihak PA 212 maupun Yayasan Az-Zikra Bogor.

Oleh sebab itu, dirinya mengaku belum bisa berkomentar banyak ihwal pemberian izin terhadap kegiatan reuni tersebut.


"Belum ada surat permohonan kegiatan yang dimaksud ke kecamatan. Jadi belum bisa bilang apakah diizinkan atau tidak," jelasnya ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (30/11).

Kendati demikian, ia mengaku, pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait akan segera menemui Yayasan Az Zikra untuk mengonfirmasi rencana tersebut.

Hal tersebut menurut Cecep juga perlu dilakukan untuk menentukan apakah kegiatan itu akan diberikan izin atau tidak. Apalagi, sambungnya, situasi pandemi Covid-19 di Indonesia tengah menghadapi ancaman gelombang ketiga dan varian baru Covid-19 Omicron.

"Hari ini akan dicek informasinya kepada pihak yayasan. Bersama dengan Polsek Babakan Madang dan Satgas Covid-19 Babakan Madang," tuturnya.

Ketua Panitia Reuni 212, Eka Jaya sebelumnya mengatakan pihaknya resmi memindahkan lokasi Reuni 212 dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat ke Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor pada 2 Desember 2021.

Keputusan itu disampaikan Eka usai pihak panitia tak mendapatkan izin dari pihak berwenang untuk menggelar Reuni 212 di kawasan Monas dan di Patung Kuda, Jakarta.

"Insya Allah benar, alasannya kita tak mendapat izin gelar di Monas dan Patung Kuda dari Polda," kata Eka kepada CNNIndonesia.com, Senin (29/11).

Eka menyebut Panitia Reuni 212 tahun 2021 telah bekerja keras mengurus perizinan tempat Reuni 212. Yakni di Lapangan Monas dan di Bundaran Patung Kuda. Ia juga sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait rencana tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi soal rencana Reuni Aksi 212.

"Iya belum ada info. Belum dapat pemberitahuan resminya," kata Khotib kepada CNNIndonesia.com, Senin (29/11) malam.

Khotib menjelaskan bahwa panitia pasti mengirim surat pemberitahuan resmi kepada pihak Az-Zikra apabila hendak menggelar acara menggunakan fasilitas milik Az-Zikra. Surat pemberitahuan itu, kata dia, juga harus menjelaskan acara yang akan digelar.

Lebih lanjut, Khotib mengaku belum bisa memastikan apakah pihaknya dapat memberikan izin acara Reuni 212 atau tidak di Masjid Az-Zikra. Sebab ia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan pihak Satgas Covid-19 setempat.

Aksi 212 merupakan aksi massa yang digelar di Lapangan Monas Jakarta pada tanggal 2 Desember 2016 silam. Aksi perdana digelar menyusul pernyataan calon gubernur petahana dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dianggap menistakan Islam.

Setelah aksi perdana 212 pada 2016, PA 212 rutin menggelar acara bertajuk Reuni Aksi 212 pada tahun-tahun setelahnya. Tercatat, PA 212 kerap menggelar acara Reuni 212 di Monas dengan mengundang massa besar-besaran sejak tahun 2017 hingga 2019.

(tfq/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER