Survei LANSKAP: Prabowo-Puan Duet Terkuat 2024, Ungguli Anies-Ganjar

CNN Indonesia
Rabu, 01 Dec 2021 04:57 WIB
Berdasarkan survei LANSKAP, yang bukan anggota Persepi, Prabowo Subianto mengungguli Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dengan angka signifikan. Duet Prabowo Subianto-Puan Maharani disebut jadi yang tertinggi dalam survei elektabilitas versi LANSKAP. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil survei Lembaga Survei dan Analisa Kebijakan Publik (LANSKAP) mengungkapkan elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) mencapai 23 persen. Duetnya dengan Puan Maharani pun dinilai bakal jadi yang terkuat.

Angka elektabilitas ini menempatkannya di peringkat satu, di atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di peringkat dua dengan elektabilitas 14,1 persen serta Gubernur Jawa Tengah di peringkat tiga dengan elektabilitas 13,6 persen.

"Elektabilitas Prabowo masih cukup tinggi. Untuk posisi berikutnya setelah Prabowo ditempati oleh Anies [dan] Ganjar," kata Direktur Eksekutif LANSKAP, Mochammad Thoha, dalam paparan hasil surveinya yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (30/11).


Selanjutnya, peringkat empat ditempati oleh Menparekraf Sandiaga Uno dengan elektabilitas 6,6 persen dan posisi lima diduduki Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan elektabilitas 5,1 persen.

Thoha menjelaskan hasil survei ini menunjukkan bahwa publik masih berharap Prabowo bisa mewujudkan visi dan misi politik yang tertunda karena kalah di tiga penyelenggaraan pilpres.

Menurutnya, hasil survei pihaknya ini juga memperlihat bahwa pendukung Prabowo mulai bisa menerima alasan Ketua Umum Partai Gerindra itu bergabung ke dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Mungkin saja dapat diartikan bahwa sebagian pendukung mulai mengerti sikap yang diambil Prabowo untuk persatuan bangsa. Apalagi menyusul bergabungnya Sandiaga Uno seolah-olah ada ajakan untuk mencairkan situasi," katanya.

Survei LANSKAP juga menyimulasikan sejumlah pasangan capres-cawapres. Hasilnya, menurut Thoha, pasangan Prabowo dengan Ketua DPR RI Puan Maharani memiliki tingkat keterpilihan tertinggi yakni di 67,7 persen.

Di peringkat berikutnya menyusul duet Prabowo-Anies dengan tingkat keterpilihan 63,6 persen, kemudian Prabowo-Ganjar dengan tingkat keterpilihan 62 persen, serta Prabowo-Sandi dengan tingkat keterpilihan 58,7 persen.

Menurutnya, tingkat keterpilihan Prabowo dengan sejumlah nama sebagai cawapres itu menjadi yang tertinggi dibandingkan kombinasi duet capres-cawapres lainnya.

Misalnya, Anies-Ganjar (48,5 persen), Anies-Sandi (46,2 persen), Anies-Puan (40,1 persen), Anies dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (38,9 persen), Ganjar-Anies (47,1 persen), Ganjar-Sandi (46,7 persen), Ganjar-Airlangga (41,1 persen), atau Ganjar-Puan (39,4 persen).

"Kombinasi lainnya untuk sementara masih belum melewati perolehan elektabilitas bila Prabowo menjadi capresnya," ujar dia.

Survei LANSKAP ini dilakukan terhadap 1.420 responden yang tersebar di 34 provinsi dengan metodologi multistage random sampling. Sampel yang dicuplik adalah penduduk yang berusia minimal 17 tahun ke atas dan atau yang sudah pernah menikah.

Adapun tingkat kepercayaan atau margin of errors survei ini adalah +/- 2,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan sepanjang 11-25 November.

LANSKAP sendiri tak termasuk anggota dari Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Sebagai informasi, meskipun pemilu 2024 masih setidaknya dua tahun berselang lagi, aksi-aksi pencalonan telah meramaikan jagat politik Indonesia. Pemberitaan politik pun diwarnai hasil-hasil survei yang dilakukan lembaga baik yang menjadi anggota Persepi, maupun lembaga lain yang tak tergabung di sana.

Dalam survei-survei opini publik kekinian oleh lembaga lain pun menunjukkan Prabowo terbilang unggul elektabilitasnya untuk Pilpres 2024.

Dalam sejumlah survei capres, Prabowo nyaris selalu berada di tingkat atas.

Berdasarkan survei Politika Research & Consulting (PRC), 8-9 Oktober 2021, misalnya. Dalam hasil survei yang dirilis 15 November lalu, Prabowo masih unggul atas Ganjar dan Anies meskipun ada penurunan angka elektabilitasnya jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemudian survei Poltracking Indonesia yang dirilis 25 Oktober justru Prabowo kalah dari Ganjar. Dalam survei dengan metode pertanyaan terbuka itu, Poltracking menemukan Ganjar yang tertinggi (18,2 persen), disusul Prabowo (17,1 persen), dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (10,2 persen).

Dan, survei Litbang Kompas malah mendapati Ganjar dan Prabowo berbagi kursi di urutan pertama. Pada hasil survei yang dirilis 19 Oktober 2021 itu, Litbang Kompas menemukan Prabowo dan Ganjar elektabilitasnya sejajar yakni 13,9 persen. Hal yang membedakan adalah elektabilitas Prabowo cenderung mengalami fluktuasi, sementara Ganjar naik konsisten dari tiga survei terakhir mereka.

(mts/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER