Rangkuman Covid: Karantina Diperpanjang, Kasus Naik di 21 Daerah
CNN Indonesia
Kamis, 02 Des 2021 20:24 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pemerintah menambah waktu karantina pelaku perjalanan internasional menjadi 10 hari. Ilustrasi (Arsip Humas Bandara)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa karantina pelaku perjalanan internasional dari yang semula 7 hari menjadi 10 hari. Perpanjangan karantina itu dilakukan sebagai salah satu upaya menekan laju penyebaran varian baru virus corona (Covid-19) di Indonesia.
Kasus Covid-19 terus melandai dalam empat bulan terakhir. Namun, pemerintah mencatat terjadi kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah daerah meski tidak signifikan.
Pemerintah berusaha mencegah penyebaran virus corona selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 dengan menerapkan ketentuan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Karantina Kedatangan Internasional Jadi 10 Hari
Pemerintah RI memperpanjang masa karantina orang dari luar negeri menjadi 10 hari. Kebijakan itu diterapkan guna mencegah penyebaran virus corona varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan yang sudah tersebar di sejumlah negara.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aturan itu berlaku untuk warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang telah melakukan perjalanan dari negara negara yang sebelumnya dilarang.
Kementerian Kesehatan melaporkan 21 kabupaten/kota di Indonesia mengalami kenaikan jumlah kasus virus corona dalam sepekan terakhir. Puluhan daerah itu berasal dari Jawa hingga Papua Barat.
21 kabupaten tersebut yakni Kabupaten Majalengka dan Kota Cimahi di Jawa Barat. Kemudian Kabupaten Karanganyar dan Kota Surakarta di Jawa Tengah, disusul Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Trenggalek di Jawa Timur.
Selanjutnya, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta. Beralih ke provinsi Bali ada Kabupaten Jembrana dan Kota Denpasar.
Lalu Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Manggarai, dan Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dilanjutkan Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru di Riau. Selanjutnya, Kota Bontang di Kalimantan Timur, dan terakhir Kabupaten Teluk Wondama di provinsi Papua Barat.
Kemenkes RI masih menggunakan kriteria pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang sama untuk mendeteksi ancaman varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau yang dikenal dengan Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut ada sejumlah kriteria spesimen warga yang akan dilanjutkan pemeriksaan WGS. Pemeriksaan lanjutan ini sejauh ini baru dilakukan terhadap hampir 9 ribu spesimen warga Indonesia.
"WGS dilakukan terhadap mereka, semua kasus positif dari pelaku perjalanan internasional baik WNA maupun WNI," kata Nadia.
Zona Hijau Bertambah, Jawa-Bali Tak Termasuk
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat jumlah daerah yang masuk kategori zona hijau di Indonesia bertambah dalam sepekan terakhir.
Data Satgas per 28 November yang baru dirilis pada hari ini, Rabu (1/12) mencatat zona hijau bertambah menjadi 53 daerah. Jumlah zona hijau bertambah dari pekan lalu yang hanya mencatat 37 daerah.
Puluhan kabupaten/kota yang masuk zona hijau ini mayoritas berasal dari Pulau Sumatera. Sementara daerah-daerah di Pulau Jawa-Bali nihil lantaran mereka masih berada di level zona kuning.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 151 ribu pada Oktober 2021. Jumlah itu naik 21,73 persen dari bulan sebelumnya yang sebanyak 124 ribu kunjungan.
Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan jumlah kunjungan wisman turun 0,83 persen jika dilihat secara tahunan per Oktober 2021. Pada Oktober 2020, jumlah kunjungan wisman mencapai 152,3 juta.
"Ini perkembangan kunjungan wisman belum terjadi signifikan karena terkendala masalah pandemi covid-19," ucap Margo.
Capaian Dosis Vaksin RI
Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Kamis (2/12) Pukul 12.00 WIB tercatat, setidaknya 140.885.229 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, baru 97.318.649 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 67,65 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 46,73 persen.
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Kamis (2/12) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 311 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 388 kasus, dan 10 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.256.998 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.105.352 orang dinyatakan pulih, 7.796 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.850 lainnya meninggal dunia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa karantina pelaku perjalanan internasional dari yang semula 7 hari menjadi 10 hari. Perpanjangan karantina itu dilakukan sebagai salah satu upaya menekan laju penyebaran varian baru virus corona (Covid-19) di Indonesia.
Kasus Covid-19 terus melandai dalam empat bulan terakhir. Namun, pemerintah mencatat terjadi kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah daerah meski tidak signifikan.
Pemerintah berusaha mencegah penyebaran virus corona selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 dengan menerapkan ketentuan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Karantina Kedatangan Internasional Jadi 10 Hari
Pemerintah RI memperpanjang masa karantina orang dari luar negeri menjadi 10 hari. Kebijakan itu diterapkan guna mencegah penyebaran virus corona varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan yang sudah tersebar di sejumlah negara.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aturan itu berlaku untuk warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang telah melakukan perjalanan dari negara negara yang sebelumnya dilarang.
Kementerian Kesehatan melaporkan 21 kabupaten/kota di Indonesia mengalami kenaikan jumlah kasus virus corona dalam sepekan terakhir. Puluhan daerah itu berasal dari Jawa hingga Papua Barat.
21 kabupaten tersebut yakni Kabupaten Majalengka dan Kota Cimahi di Jawa Barat. Kemudian Kabupaten Karanganyar dan Kota Surakarta di Jawa Tengah, disusul Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Trenggalek di Jawa Timur.
Selanjutnya, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta. Beralih ke provinsi Bali ada Kabupaten Jembrana dan Kota Denpasar.
Lalu Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Manggarai, dan Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dilanjutkan Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru di Riau. Selanjutnya, Kota Bontang di Kalimantan Timur, dan terakhir Kabupaten Teluk Wondama di provinsi Papua Barat.
Kemenkes RI masih menggunakan kriteria pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang sama untuk mendeteksi ancaman varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau yang dikenal dengan Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut ada sejumlah kriteria spesimen warga yang akan dilanjutkan pemeriksaan WGS. Pemeriksaan lanjutan ini sejauh ini baru dilakukan terhadap hampir 9 ribu spesimen warga Indonesia.
"WGS dilakukan terhadap mereka, semua kasus positif dari pelaku perjalanan internasional baik WNA maupun WNI," kata Nadia.
Zona Hijau Bertambah
Zona hijau Covid-19 di Indonesia bertambah dalam sepekan terakhir. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Zona Hijau Bertambah, Jawa-Bali Tak Termasuk
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat jumlah daerah yang masuk kategori zona hijau di Indonesia bertambah dalam sepekan terakhir.
Data Satgas per 28 November yang baru dirilis pada hari ini, Rabu (1/12) mencatat zona hijau bertambah menjadi 53 daerah. Jumlah zona hijau bertambah dari pekan lalu yang hanya mencatat 37 daerah.
Puluhan kabupaten/kota yang masuk zona hijau ini mayoritas berasal dari Pulau Sumatera. Sementara daerah-daerah di Pulau Jawa-Bali nihil lantaran mereka masih berada di level zona kuning.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 151 ribu pada Oktober 2021. Jumlah itu naik 21,73 persen dari bulan sebelumnya yang sebanyak 124 ribu kunjungan.
Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan jumlah kunjungan wisman turun 0,83 persen jika dilihat secara tahunan per Oktober 2021. Pada Oktober 2020, jumlah kunjungan wisman mencapai 152,3 juta.
"Ini perkembangan kunjungan wisman belum terjadi signifikan karena terkendala masalah pandemi covid-19," ucap Margo.
Capaian Dosis Vaksin RI
Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Kamis (2/12) Pukul 12.00 WIB tercatat, setidaknya 140.885.229 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, baru 97.318.649 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 67,65 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 46,73 persen.
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Kamis (2/12) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 311 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 388 kasus, dan 10 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.256.998 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.105.352 orang dinyatakan pulih, 7.796 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.850 lainnya meninggal dunia.