Ganjar Respons Poyuono Soal 2024: Saat Ini Urus Jateng Lebih Penting

CNN Indonesia
Minggu, 05 Dec 2021 19:50 WIB
Sebelumnya, politikus Gerindra Arief Poyuono menyebut Ganjar Pranowo tak akan menjadi capres karena habis baterai atau kehilangan panggung sebelum 2024. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku ingin fokus menjalani tugas saat ini ketimbang menanggapi isu tentang Pilpres 2024 (CNN Indonesia/Damar Sinuko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespons pernyataan politikus Partai Gerindra Arief Poyuono soal Pilpres 2024. Arief menyebut Ganjar tak akan maju menjadi calon presiden di 2024 karena 'kehabisan baterai' setelah jadi gubernur.

Kehabisan baterai yang dimaksud adalah Ganjar akan kehilangan panggung karena bakal lengser dari Gubernur Jawa Tengah sebelum 2024. Ganjar mengaku tak ambil pusing dengan pernyataan itu dan ingin menjalani tugas saat ini.

"Akan lebih baik kalau saya urus situasi Jateng yang hari ini perlu perhatian," kata Ganjar lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/12).


Ganjar menyampaikan ada empat prioritas kerja saat ini. Dia ingin fokus siaga bencana di Jawa Tengah. Selain itu, ia juga hendak mempercepat penghijauan lahan kritis dan konservasi mata air.

Politikus PDIP itu pun ingin mencurahkan perhatian pada pengendalian pandemi Covid-19. Terlebih lagi Indonesia akan menghadapi momen Natal dan tahun baru 2022 yang berpotensi menyebabkan lonjakan kasus virus corona.

"Mengawal kembali sektor-sektor ekonomi yang mulai menggeliat. Itu jauh lebih penting," ucap Ganjar soal prioritas keempat.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra Arief Poyuono memprediksi dua tokoh tidak akan maju pada Pilpres 2024. Dua orang itu adalah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Dia berpendapat Anies dan Ganjar akan kehilangan sorotan media massa setelah habis masa jabatan gubernur. Menurutnya, sorotan media massa penting untuk mendongkrak elektabilitas jelang pemilu.

"Dua tokoh ini baterainya habis di 2022. Baterainya habis Ganjar dan Anies. Mau tidak mau, percaya tidak percaya, Jokowi adalah hasil power of the media," ujar Arief dalam diskusi yang digelar Total Politik di Jakarta, Minggu (5/12).

(dhf/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER