Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di RI Tembus 100 Juta Orang

CNN Indonesia
Kamis, 09 Dec 2021 12:22 WIB
Kemenkes menargetkan program vaksinasi Covid-19 rampung pada Maret-April 2022. Hingga akhir tahun ini, 70 persen warga ditargetkan telah menerima dosis satu. Kemenkes mencatat 100 juta orang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat program vaksinasi virus corona (Covid-19) di Indonesia telah menyentuh 100 juta orang untuk pemberian dosis lengkap atau dua dosis.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati menyatakan pihaknya menargetkan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia rampung pada Maret-April 2022. Sementara pada akhir tahun ini Kemenkes mematok 70 persen warga sudah menerima vaksinasi dosis pertama.

"Hingga Selasa sudah lebih dari 100 juta warga Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap atau dua dosis vaksinasi Covid-19," kata perempuan yang akrab disapa Wiwid itu dikutip dari situs resmi Kemenkes, Kamis (9/12).


Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Rabu (8/12) Pukul 18.00 WIB menunjukkan setidaknya 144.178.410 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara 100.802.724 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.

Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 69,23 persen dosis pertama dan 48,40 persen dosis kedua.

"Selain itu, berdasarkan rangkuman dari Our World in Data pada 6 Desember 2021 menunjukkan Indonesia menduduki peringkat ke-5 negara dengan jumlah terbanyak vaksinasi Covid-19 dosis lengkap setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat dan Brasil," katanya.

Wiwid berharap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia dapat berjalan sesuai target. Ia memastikan pemerintah berupaya menggenjot capaian vaksinasi salah satunya dengan cara menyelenggarakan program vaksinasi massal.

Kemenkes bakal terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral guna mencukupi stok yang ada saat ini. Laju vaksinasi sangat bergantung dengan stok vaksin yang ada.

Wiwid pun meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan vaksinasi dengan sebaik-baiknya. Wiwid juga mewanti-wanti agar warga tidak memilih-milih vaksin karena semua jenis vaksin manfaatnya sama.

"Capaian vaksinasi tersebut dicapai berkat usaha optimal dan gotong royong dengan semua pihak terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN, organisasi keagamaan dan sosial, dan pihak swasta yang turut membantu," ujarnya.

(khr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER