KSAU Ungkap Keinginan TNI AU Beli Rafale dan F-15 EX

CNN Indonesia
Kamis, 23 Des 2021 07:44 WIB
Di Lanud Halim kemarin, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo memastikan keinginan TNI AU beli Rafale dan F-15 EX, sementara rencana Sukhoi Su-35 ditinggalkan. Seorang teknisi bekerja di hangar pabrik pesawat jet tempur Rafale buatan Prancis, 21 Februari 2020. (REUTERS/STEFANOS KOURATZIS)
Jakarta, CNN Indonesia --

TNI Angkatan Udara memastikan akan membeli pesawat tempur generasi 4,5, yakni Dassault Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat.

"Kami menginginkan pesawat generasi 4,5 dan menginginkan yang heavy atau medium ke atas. Karena kita saat ini sudah ada F-16 sudah ada Sukhoi buatan Rusia," kata Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat berbincang dengan media massa pada acara Press Tour dan Media Gathering, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu.


Saat ini, lanjut dia, pilihan pembelian pesawat tempur mengerucut pada dua pesawat, yakni pesawat Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat.

"Ini juga hasil pemikiran dari Kementerian Pertahanan," kata Fadjar.

Selain keinginan TNI AU beli Rafale dan F-15 EX itu, Fadjar menyatakan terkait dengan rencana pembelian Sukhoi Su-35 sejauh ini tak akan dilanjutkan.


"Sukhoi Su-35 dengan berat hati ya kita harus sudah meninggalkan perencanaan itu karena kan kembali lagi dari awal kita sebutkan bahwa pembangunan kekuatan udara sangat bergantung dari anggaran," jelas Fadjar.

Kehadiran pesawat tempur tersebut akan menambah kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia dari ancaman musuh.

"Kalau pesawat mungkin dua sampai tiga skadron. Insyaallah (lebih dari 30 pesawat)," ujar Fadjar.

Infografis Perbandingan Dassault Rafale dengan Sukhoi SU-35

Fadjar menerangkan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah memberikan penjelasan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas mengenai anggaran pengadaan pesawat tempur yang akan digunakan hingga 30-40 tahun ke depan.

"Di dalam renstra memang tidak ada, ini memang buah pikiran dan Pak Menhan dengan masukan dari kami juga," ujarnya.

Mantan Pangkogabwilhan II ini mengaku, tim dari F-15 EX sudah menemuinya untuk membahas rencana pengadaan pesawat tempur tersebut.

"Ini sedikit informasi, F-15 EX timnya sudah datang ke saya. Saya tanya kalau hari ini kita sepakat unit awal pertama yang akan kita terima kira-kira kapan? Jawabannya ya kira-kira tahun 2027," kata Marsekal Fadjar dalam pembicaraan soal rencana TNI AU beli Rafale dan F-15 EX itu.

(Antara/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER