PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 24 Januari 2022

CNN Indonesia
Senin, 17 Jan 2022 16:03 WIB
Pemerintah memperpanjang kembali penerapan PPKM berbasis level di sejumlah daerah Jawa-Bali mulai 18 Januari hingga 24 Januari 2022. Pelaksanaan PPKM Jawa-Bali diperpanjang hingga 24 Januari 2022. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah memperpanjang kembali penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis level di daerah Jawa-Bali mulai dari 18 Januari hingga 24 Januari 2022.

"Betul (diperpanjang hingga 24 Januari 2024)," kata Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi saat dikonfirmasi, Senin (17/1).

Jodi belum bisa merinci daerah mana saja di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 1, 2, dan 3. Ia meminta untuk menunggu Instruksi Menteri Dalam Negeri terkait PPKM di Jawa-Bali.


"Tunggu Inmendagrinya terbit ya," ujarnya.

Pemerintah lebih dahulu memutuskan melanjutkan PPKM berlevel di daerah luar Jawa-Bali hingga 31 Januari mendatang. Dalam pelaksanaan PPKM ini terdapat 238 kabupaten/kota yang berstatus PPKM level 1.

Jumlah itu meningkat dari periode PPKM sebelumnya yang berjumlah 227 kabupaten/kota. Daerah level 2 turun menjadi 138 kabupaten/kota. Sementara PPKM level 3 tinggal 10 kabupaten/kota. Tak ada daerah PPKM level 4.

Saat ini penyebaran varian Omicron menjadi ancaman di Indonesia. Per 15 Januari, terdapat 748 kasus Omicron dengan mayoritas kasus datang dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi puncak kasus virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022. Ia berkaca pada pengalaman negara lain, termasuk Inggris dan Afrika Selatan yang telah melewati puncak kasus Omicron.

Luhut mengatakan gelombang Covid-19 varian Omicron telah terjadi di sejumlah negara, sehingga bukan tidak mungkin hal yang sama terjadi di Indonesia mengingat ada peningkatan kasus beberapa waktu terakhir.

"Berdasarkan data ulang telah kami amati, berangkat dari kasus Covid-19 di Afrika Selatan, puncak gelombang Omicron diperkirakan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret," kata Luhut dalam jumpa pers daring, Minggu (16/1).

(tim/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER