TPA Cipayung Akan Ditutup, Depok Buang Sampah ke Nambo Bogor Februari

CNN Indonesia
Senin, 24 Jan 2022 21:17 WIB
Wawali Depok mengatakan untuk permulaan pada Februari mendatang pihaknya mendapat jatah 350 ton sampah per hari yang diangkut ke TPPAS Luna kabupaten Bogor. Tumpukan sampah di TPA Cipayung yang terletak di Kecamatan Cipayung, Kota Depok, makin menggunung. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengaku sudah mengantongi izin membuang sampah ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut-Nambo (Luna), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Seluruh perizinan sudah selesai diurus sehingga Kota Depok bisa membuang sampah ke TPPAS Lulut Nambo mulai pertengahan Februari 2022," kata Imam, Minggu (23/1) mengutip dari portal berita.depok.go.id.

Pengalihan pembuangan sampah ke TPPAS Lulut-Nambo itu dilakukan Pemkot Depok seiring mulai overkapasitas TPA Cipayung yang digunakan sebelumnya.


Imam menjelaskan TPPAS Regional Luna baru tahap pertama karena baru bisa dikelola sebanyak 1.000 ton. Untuk permulaan, kata dia, Kota Depok dapat jatah 350 ton per hari.

Selain Kota Depok, wilayah yang turut membuang sampah ke TPPAS Luna yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kabupaten Tangerang Selatan (Tangsel).

Menurut Imam, Kota Depok sendiri perlu menggelontorkan dana sekitar Rp125.000 per ton ditambah Rp12.000 untuk warga terdampak dari pembuangan sampah di TPPAS Lulut Nambo.

"Kalau kita buang sampah ke Nambo akan mengeluarkan anggaran sebesar 40 sampai 48 miliaran rupiah per tahun. Tapi karena baru 350 ton per hari, maka kami baru mengeluarkan 12 miliar per tahunnya," jelasnya.

Untuk itu Imam mengajak masyarakat mulai memilah sampah dari rumah. Dengan begitu, dapat mengurangi volume sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).

"Karena TPA Cipayung mau ditutup, mau dibuang ke mana sampahnya, kalau tidak kita olah dan pilah. Sampah plastiknya bisa kita jual, organiknya kita olah jadi eco enzyme atau jadi maggot, semuanya jadi uang," ujar Imam.

Sebagai informasi, wilayah administrasi Kota Depok yang akan berumur 23 tahun pada 27 April mendatang memiliki segudang masalah seiring pertambahan penduduk sebagai daerah penyangga ibu kota RI, DKI Jakarta. Salah satunya masalah sampah.

Sebelum mendapat izin membuang sampah ke TPPAS Luna yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, Depok mengalihkan sampah warganya ke TPA Cipayung. Namun, TPA tersebut telah mengalami overkapasitas. Meskipun demikian, tumpukan terus terjadi setidaknya 1,3 ton sampah baru datang ke TPA Cipayung itu per harinya.

Muncullah gagasan pemindahan pengangkutan sampah dari TPA Cipayung ke TPPAS Luna di Kabupaten Bogor sejak 2019 silam, namun membutuhkan izin dari Pemprov Jabar. Dan, pada Oktober 2020 silam, kala berkunjung ke Depok, Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun menjanjikan realisasi pemindahan pengangkutan sampah ke TPPAS Luna.

[Gambas:Video CNN]

(tim/kid)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER