Jokowi Lantik Bambang Susantono Jadi Kepala Otorita IKN Besok

CNN Indonesia
Rabu, 09 Mar 2022 14:44 WIB
Menurut sumber di lingkungan pemerintah, Presiden Jokowi sudah setuju Bambang Susantono yang memimpin ibu kota negara yang baru. Bambang Susantono bakal dilantik menjadi Kepala Otorita IKN oleh Presiden Jokowi. (Detikcom/Rachman Haryanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo dikabarkan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) pada Kamis besok, (10/3). Menurut sumber di lingkungan pemerintah, Presiden Jokowi sudah setuju Bambang Susantono yang memimpin ibu kota negara Nusantara nanti.

"Iya, besok (pelantikan)," ucap sumber tersebut, Rabu (9/3).

Sejauh ini, sumber di lingkungan pemerintah itu belum membeberkan waktu pelantikan Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN. 


CNNIndonesia.com telah menghubungi Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anunguntuk mengonfirmasi kabar tersebut. Namun belum ada yang merespons. Bambang Susantono juga tidak merespons saat dihubungi.

Bambang Susantono merupakan mantan Wakil Menteri Perhubungan pada Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2010-2014. Pernah pula menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian Bagian Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada 2007-2010.

Nama Bambang Susantono turut menjadi perbincangan sebagai calon kepala otorita di ibu kota baru. Terlebih, dia juga orang nonpartai. Sesuai dengan kriteria yang diinginkan Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah mengatakan kepala otorita IKN nanti bukan kader partai politik. Dia juga membeberkan bahwa latar belakang kepala otorita adalah arsitek. 

"Mungkin minggu ini (ditentukan), minggu depan sudah kita lantik. Nonpartai," ujar Jokowi di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (22/2).

Mendagri Tito Karnavian juga pernah menyampaikan ibu kota negara Nusantara nanti akan selevel dengan provinsi yang memiliki kekhususan. Kepala otorita yang memimpin bakal setingkat menteri.

Kepala otorita diberi banyak kewenangan untuk memimpin dan mensukseskan pembangunan ibu kota baru.

"Sehingga dia memiliki keleluasaan dan fleksibilitas untuk mengatur kawasan ini supaya tidak terikat kementerian/lembaga," kata Tito mengutip Antara.

(dhf/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER