Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono (kiri) dan Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara Dhony Rahajoe usai dilantik di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (10/3). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Bambang menyampaikan Jokowi ingin IKN Nusantara didirikan sebagai kota yang inklusif. Selain itu, kota ini akan dibangun menjadi daerah layak huni dan humanis.
Mantan wakil menteri Perhubungan itu berkata IKN Nusantara juga akan dijadikan percontohan. Jokwoi, ucapnya, ingin semua kota di Indonesia meniru pembangunan IKN Nusantara.
"Bapak Presiden mengharapkan ini kota akan menjadi satu kota yang dapat merefleksikan kota Indonesia di masa depan, di mana tentu saja semua tantangan, refleksi ke masa depan, kita akan terangkum dalam kota ini," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang pun memutuskan mundur dari Asian Development Bank (ADB). Dhony Rahajoe juga mundur dari Sinarmas Land. Mereka ingin fokus menjalankan tugas barunya sebagai pimpinan Otorita IKN.
Bambang berharap seluruh pihak mendukung pembangunan ibu kota negara baru. Menurut Bambang, kota ini akan menjadi percontohan untuk kota-kota masa depan Indonesia.
"Kami mohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk sama-sama kita membangun kota Nusantara sehingga menjadi kota yang inklusif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan," katanya.
Proyek 'Roro Jongrang' IKN
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengumpamakan mega proyek IKN seperti cerita rakyat Roro Jonggrang. Mardani menyebut Bambang dan Dhony mesti memikul beban berat yang Jokowi tambatkan seperti, ekspektasi presiden, penolakan masyarakat, hingga anggaran yang besar.
"Semua yang dipilih Pak Jokowi punya beban berat. Mengelola ekspektasi Presiden yang tinggi, publik yang belum pro, hingga anggaran yang besar. Proyek seperti kisah Roro Jonggrang ini butuh pemimpin berkarakter kuat," kata Mardani lewat pesan singkat, Kamis (10/3).
Mardani menyatakan proyek IKN besar dan berisiko. Menurutnya, kesalahan dalam menunjuk pemimpin Otorita IKN berpotensi mengakibatkan anggaran semakin tinggi. Mereka juga harus memiliki kapasitas dan integritas.
"Kapasitasnya dua, leadership dan manajerial. Leadership akan memudahkan kolaborasi dan arah pembangunan. Manajerial membuat semua detail. Bisa dikontrol," ujarnya.
Setelah melantik pemimpin Otorita Ibu Kota Negara baru, Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi kawasan IKN Nusantara. Jokowi disebut akan berkemah di kawasan inti IKN.
Informasi ini dibenarkan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi hartono. Menurutnya, Jokowi akan berkemah di kawasan inti IKN 13-15 Maret.
"Iya," kata Heru singkat menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com, Kamis (10/3) malam.
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor mengatakan perkemahan Jokowi dan rombongannya di titik nol IKN sedang dipersiapkan. Isran yakin persiapan mencapai 100 persen saat pelaksanaan nanti.
"Alhamdulillah persiapannya sudah dikerjakan dan pada hari H nanti sudah 100 persen," ujar Isran Noor dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com pada Jumat (11/3).
Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi satu langkah lanjutan pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur.
Bambang dilantik bersama wakilnya, Dhony Rahajoe di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (10/3).
Jokowi mengklaim Bambang dan Dhony merupakan kombinasi yang sangat baik untuk membangun ibu kota baru. Ia mempercayai keduanya memimpin IKN Nusantara karena rekam jejak masing-masing.
Bambang, misalnya, menurut Jokowi, merupakan ahli dalam persoalan infrastruktur, tata kota, dan transportasi. Ia juga menyebut Bambang yang pernah memimpin Asian Development Bank memiliki ahli di bidang keuangan.
Sementara, Dhony memahami betul pembangunan properti karena rekam jejaknya di bidang tersebut. Dhony merupakan salah petinggi Sinarmas Land. Ia juga berpengalaman mengelola Bumi Serpong Damai (BSD).
Jokowi menilai Bambang dan Dhony akan dengan mudah membicarakan perencanaan dengan Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. Terkait pelaksanaan lapangan, mereka akan berbicara dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR).
Jokowi meminta Bambang dan Dhony segera bekerja cepat setelah dilantik. Mantan gubernur DKI Jakarta itu ingin keduanya menyelesaikan persoalan kelembagaan.
"Saya ingin beliau berdua bekerja dengan cepat terutama yang berkaitan dengan kelembagaan diselesaikan," ujar Jokowi.
Lebih lanjut, dalam Rapat Terbatas di Istana, Jokowi meminta agar sembilan turunan Undang-Undang IKN terbit bulan ini. Ia juga mewanti-wanti agar pengadaan tanah di wilayah IKN hanya untuk instansi yang membutuhkan.
Bambang dan Dhony juga diminta menghentikan semua penerbitan dan pengalihan hak atas tanah di kawasan IKN. Ia kemudian memerintahkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan konsolidasi.
"Betul-betul disetop bukan hanya memperketat tapi setop mengenai penerbitan dan pengalihan hak atas tanah di wilayah IKN," kata Jokowi.
Jokowi menyatakan meski Ibu Kota Negara dipindah, pemerintah tidak akan meninggalkan Jakarta. Menurutnya, pemindahan Ibu Kota merupakan upaya memperbaiki Jakarta.
Selama ini, kata Jokowi, Jakarta sudah menanggung beban yang berat. Beban tersebut mesti dibagi ke daerah lain agar merata.
"Jakarta pun akan kita perbaiki, bukan ditinggalkan. Jangan ada sebuah persepsi itu," kata Jokowi.
Kesiapan Bambang-Dhony
Sementara itu Bambang Susantono mengatakan pembangunan kota yang baik memerlukan waktu hingga 20 tahun. Bambang mengatakan pembangunan IKN Nusantara tidak hanya menyoal pembangunan fisik.
Menurutnya, pembangunan ibu kota negara baru juga akan disertai pembangunan interaksi warga.
"Untuk membangun kota dengan baik, tentu memerlukan waktu 15-20 tahun biasanya sehingga kota itu itu benar-benar mempunyai roh atau soul of the city," kata Bambang dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/3).
"Proyek 'Roro Jonggrang IKN Nusantara di halaman selanjutnya..."
Proyek 'Roro Jongrang' IKN
Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono (kiri) dan Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara Dhony Rahajoe usai dilantik di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (10/3). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Bambang menyampaikan Jokowi ingin IKN Nusantara didirikan sebagai kota yang inklusif. Selain itu, kota ini akan dibangun menjadi daerah layak huni dan humanis.
Mantan wakil menteri Perhubungan itu berkata IKN Nusantara juga akan dijadikan percontohan. Jokwoi, ucapnya, ingin semua kota di Indonesia meniru pembangunan IKN Nusantara.
"Bapak Presiden mengharapkan ini kota akan menjadi satu kota yang dapat merefleksikan kota Indonesia di masa depan, di mana tentu saja semua tantangan, refleksi ke masa depan, kita akan terangkum dalam kota ini," ujarnya.
Bambang pun memutuskan mundur dari Asian Development Bank (ADB). Dhony Rahajoe juga mundur dari Sinarmas Land. Mereka ingin fokus menjalankan tugas barunya sebagai pimpinan Otorita IKN.
Bambang berharap seluruh pihak mendukung pembangunan ibu kota negara baru. Menurut Bambang, kota ini akan menjadi percontohan untuk kota-kota masa depan Indonesia.
"Kami mohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk sama-sama kita membangun kota Nusantara sehingga menjadi kota yang inklusif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan," katanya.
Proyek 'Roro Jongrang' IKN
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengumpamakan mega proyek IKN seperti cerita rakyat Roro Jonggrang. Mardani menyebut Bambang dan Dhony mesti memikul beban berat yang Jokowi tambatkan seperti, ekspektasi presiden, penolakan masyarakat, hingga anggaran yang besar.
"Semua yang dipilih Pak Jokowi punya beban berat. Mengelola ekspektasi Presiden yang tinggi, publik yang belum pro, hingga anggaran yang besar. Proyek seperti kisah Roro Jonggrang ini butuh pemimpin berkarakter kuat," kata Mardani lewat pesan singkat, Kamis (10/3).
Mardani menyatakan proyek IKN besar dan berisiko. Menurutnya, kesalahan dalam menunjuk pemimpin Otorita IKN berpotensi mengakibatkan anggaran semakin tinggi. Mereka juga harus memiliki kapasitas dan integritas.
"Kapasitasnya dua, leadership dan manajerial. Leadership akan memudahkan kolaborasi dan arah pembangunan. Manajerial membuat semua detail. Bisa dikontrol," ujarnya.
Setelah melantik pemimpin Otorita Ibu Kota Negara baru, Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi kawasan IKN Nusantara. Jokowi disebut akan berkemah di kawasan inti IKN.
Informasi ini dibenarkan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi hartono. Menurutnya, Jokowi akan berkemah di kawasan inti IKN 13-15 Maret.
"Iya," kata Heru singkat menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com, Kamis (10/3) malam.
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor mengatakan perkemahan Jokowi dan rombongannya di titik nol IKN sedang dipersiapkan. Isran yakin persiapan mencapai 100 persen saat pelaksanaan nanti.
"Alhamdulillah persiapannya sudah dikerjakan dan pada hari H nanti sudah 100 persen," ujar Isran Noor dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com pada Jumat (11/3).