Demo Papua Berujung Ricuh di Dekat Istana, Total 90 Orang Ditangkap

CNN Indonesia
Jumat, 11 Mar 2022 18:52 WIB
Polisi total menangkap 90 orang terkait aksi demo massa Papua berujung ricuh yang terjadi di dekat Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (11/3). Mahasiswa papua yang hendak ke kantor Kemendagri berusaha terobos barikade polisi di sekitar jalan veteran, Jakarta Pusat. (CNNIndonesia/Yogi Anugerah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi total menangkap 90 orang terkait aksi demo massa Papua berujung ricuh yang terjadi di dekat Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (11/3).

Diketahui, aksi demo itu digelar oleh mahasiswa Papua dalam rangka menolak pemekaran wilayah di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Jumlahnya 90 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dikonfirmasi, Jumat (11/3).

Puluhan orang itu diketahui ditangkap dan selanjutnya di bawa ke Polda Metro Jaya. Kata Zulpan, mereka akan dipulangkan usai menjalani pemeriksaan.

"Mereka akan dipulangkan setelah didata dan diminta keterangan," ucap Zulpan.

Sebagai informasi, demo berujung ricuh itu turut menyebabkan Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon terluka di bagian kepala akibat dipukul massa. Selain itu, sejumlah personel Polri lainnya juga mengalami luka.

Dari sisi pedemo, juga mengklaim ada lima orang yang mengalami luka akibat bentrokan dengan aparat tersebut. Bahkan, satu di antaranya adalah seorang perempuan dan sempat pingsan.

Kendati demikian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan membantah bahwa ada aksi pemukulan yang dilakukan oleh aparat.

"Polisi tidak ada melakukan pemukulan terhadap pedemo," kata Zulpan.

Baca halaman selanjutnya, pernyataan Tim Advokasi Papua soal pedemo kena pukul polisi.

Tim Advokasi Minta Polda Metro Hukum Polisi Pemukul Pedemo

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER