Jakarta, CNN Indonesia -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel (levelling) di Jawa-Bali diperpanjang pada 10-23 Mei 2022. Upaya itu dilakukan sebagai upaya mencegah transmisi Covid-19 di Indonesia.
Pemerintah juga melaporkan terjadi tren penurunan kasus harian Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet tersisa dua orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Wisma Atlet Masih Beroperasi
Manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta belum berencana menutup operasional rawat inap pasien Covid-19 meskipun jumlah pasien mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data per 11 Mei pukul 08.00 WIB, jumlah pasien yang dirawat tersisa dua pasien saja.
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego menambahkan, hingga saat ini belum ada arahan dari pemerintah untuk 'menutup' Wisma Atlet. Ia menilai karakteristik penyebaran kasus Covid-19 sangat fluktuatif sehingga RSDC masih harus berjaga-jaga selama pandemi ini.
"Sesuai arahan pimpinan, masih belum ada rencana penutupan, karena kita masih harus standby 14 hari ke depan setelah mudik dan Lebaran," kata Mintoro dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (11/5).
Terawan Ambil Sampel Darah Tukul Arwana
Komedian Tukul Arwana rampung menjalani pengambilan sampel darah di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan sebelum disuntik vaksin Nusantara yang direncanakan pada pekan depan.
Pengambilan sampel darah Tukul juga ditangani langsung oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selaku penggagas vaksin Nusantara.
"Pengambilan darah Tukul Arwana dilakukan pada kemarin oleh dr Terawan, selanjutnya diproses oleh tim. Minggu depan baru akan disuntikkan vaksin Nusantara," kata Peneliti Utama Vaksin Nusantara Kolonel Jonny saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Jonny mengatakan Tukul diberikan vaksin Nusantara untuk mencegah gejala berat jika terinfeksi virus corona (Covid-19).
"Betul Vaknus untuk Covid," kata Jonny.
Ragam Relaksasi PPKM Jawa-Bali
Pemerintah memberikan sejumlah relaksasi pada PPKM di Jawa-Bali. Di antaranya rumah makan dan kafe di daerah yang menerapkan PPKM Level 2 di Jawa-Bali termasuk DKI Jakarta bisa buka hingga pukul 02.00 WIB.
Ketentuan jam operasional itu berlaku bagi restoran atau kafe yang baru buka pukul 18.00 WIB. Sebelumnya, jam operasional maksimal pukul 00.00 waktu setempat.
Pemerintah juga menghapus syarat pemeriksaan Covid-19 rapid test antigen bagi para pemain hingga penonton pertandingan olahraga selama PPKM Jawa-Bali maupun non Jawa-Bali sepanjang 10-23 Mei.
Selanjutnya, pemerintah mengizinkan pelaksanaan resepsi pernikahan dengan kapasitas 100 persen khusus untuk daerah yang masuk kategori PPKM level 1 di Jawa-Bali.
Relaksasi juga diberikan pada daerah PPKM level 2, yang semula hanya bisa melaksanakan resepsi dengan kapasitas 50 persen, kini bertambah menjadi 75 persen. Sementara pada daerah PPKM level 3 tetap 25 persen.
WHO Selidiki Andil Covid pada Hepatitis Misterius
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyelidiki keterkaitan infeksi covid-19 dengan kasus hepatitis misterius yang muncul beberapa waktu terakhir. Lembaga di bawah PBB itu mengungkapkan 348 kemungkinan kasus hepatitis yang tidak diketahui asalnya telah diidentifikasi.
Pada saat yang sama, penelitian tentang peran potensial adenovirus dan infeksi Covid-19 terus berjalan. Sebagai hipotesis awal, WHO menduga hepatitis misterius itu melibatkan adenovirus.
Studi: 4 Dosis Vaksin Covid 2 Kali Lebih Kuat dari Booster Pertama
Sejumlah warga negara asing (WNA) melakukan vaksinasi COVID-19 di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (29/12). (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Sebuah riset di Inggris menunjukkan vaksinasi Covid-19 dosis keempat dapat meningkatkan imun tubuh melampaui puncak capaian yang bisa dihasilkan dari dosis ketiga.
Program suntikan dosis keempat vaksin Covid-19 itu sendiri sudah diterapkan di beberapa negara, termasuk Inggris, dengan sasaran warga usia 75 tahun ke atas, yang tinggal di panti jompo, dan mereka yang di atas 12 tahun dengan imunosupresi atau masalah kekebalan tubuh.
Sementara, RI baru pada tahap kewajiban suntikan ketiga alias booster pertama. Booster kedua atau suntikan keempat sempat menjadi wacana beberapa waktu lalu.
Capaian Vaksinasi Indonesia
Capaian vaksinasi Indonesia per Selasa (11/5) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 199.395.854 orang telah menerima suntikan dosis pertama. Sementara itu, 165.839.856 orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 95,74 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua berada di angka 79,63 persen.
Sementara untuk perkembangan capaian jumlah vaksinasi booster tercatat sebanyak 41.603.766 warga Indonesia telah menerima booster atau sudah mencapai 19,98 persen dari target.
Update Kasus Covid 11 Mei
Pemerintah mencatat jumlah penambahan kasus harian warga yang positif terinfeksi virus corona bertambah 400 kasus pada hari ini, Selasa (11/5). Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 916 kasus, dan 8 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 6.049.541 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 5.887.786 orang dinyatakan pulih, 5.331 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 156.424 orang lainnya meninggal dunia.