Survei CSIS: 51,8 Persen Ahli Tidak Puas dengan Kinerja Anies-Riza

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jun 2022 02:04 WIB
Survei CSIS menyatakan 51,8 persen ahli tak puas dengan kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria (kanan) (ANTARA FOTO/Deka Wira S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 51,8 persen ahli yang terdiri dari peneliti, akademisi, wartawan, birokrat, hingga politisi mengaku tak puas dengan kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

Angka tersebut merupakan hasil dari survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada 29 Maret hingga 12 April 2022 terhadap 170 responden ahli.

Berdasarkan survei tersebut, para ahli yang mengaku puas berbeda tipis dengan yang menyatakan tak puas. Sebanyak 47,6 persen responden menyatakan puas dengan kinerja Anies-Riza.

"Kita dapati persepsi yang terbelah. Tingkat kepuasan disini kita lihat angkanya itu 47,6 persen. Sementara yang tidak puas 51,8 persen. Jadi terbelah walaupun jumlah yang tidak puas itu lebih banyak," kata peneliti di Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Noory Okhtariza dalam siaran pers secara daring, Senin (6/6).

Hasil survei tersebut berbeda dibandingkan dengan survei Populi Center yang menyebut 73,3 persen responden puas dengan kinerja Pemprov DKI Jakarta.

Noory mengatakan perbedaan gap tersebut disebabkan oleh pemilihan responden yang dituju. Dalam survei Populi Center, responden yang disasar yaitu warga Jakarta. Sementara survei CSIS menyasar para ahli.

"Yang namanya ahli itu lebih objektif mungkin dalam melihat persoalan. Mereka lebih mengerti tentang persoalan-persoalan di Jakarta atau juga mungkin mereka lebih tau plus minus dari suatu kebijakan," jelas Noory.

Meski begitu, survei menunjukkan kinerja Pemprov DKI Jakarta di sejumlah bidang mencapai angka kepuasan yang tinggi dari responden. Seperti dalam persoalan upah yang mencapai 69,4 persen.

Menurut Noory, angka tersebut berhasil diraih Pemprov karena adanya peningkatan upah minimum provinsi (UMP) sekitar 40 persen di tahun 2022.

"Tapi mungkin tingkat kenaikan upah yang lumayan tinggi itu menyebabkan kemampuan Jakarta dalam menyediakan lapangan kerja itu menjadi berkurang. Kita lihat tingkat kepuasan soal lapangan kerja itu cukup rendah [sebesar] 37,6 persen," ungkap Noory.

Selain upah, sektor transportasi dan harga kebutuhan pokok juga memperoleh tingkat kepuasan yang signifikan. Sebanyak 64,7 persen responden mengaku puas dengan kinerja Anies-Riza di bidang transportasi. Sementara 54,1 persen responden puas dengan harga kebutuhan pokok di Jakarta.

"Tetapi kita lihat catatan yang paling negatif diberikan oleh responden disini adalah soal penyediaan hunian yang layak atau fasilitas perumahan. Kita tahu akses kemudian juga dari segi harga, dari segi lokasi itu sulit dan semakin sulit di Jakarta. Ini angkanya 24,7 persen," ungkapnya.

Hasil survei Populi Center menunjukkan sebanyak 86 persen responden puas dengan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Ahmad Riza Patria.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 600 responden di 60 kelurahan sepanjang 26 Januari hingga 1 Februari 2022

(blq/isn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER