Polisi Usut Pemasangan Bendera Tauhid di Deklarasi Anies Capres

CNN Indonesia
Rabu, 08 Jun 2022 12:40 WIB
Polisi menyelidiki pemasangan bendera Tauhid di acara Deklarasi Majelis Sang Presiden mendukung Anies Baswedandi Pilpres 2024. Bendera bertuliskan kalimat Tauhid diturunkan di acara Deklarasi Majelis Sang Presiden mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024. (CNN Indonesia/Cintya Faliana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi bakal menyelidiki peristiwa pemasangan bendera bertuliskan kalimat Tauhid dalam acara Deklarasi Majelis Sang Presiden mendukung Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

Acara dukungan untuk Anies itu digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Rabu (8/6).

"Lagi dilidik [diselidiki]," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dikonformasi.

Namun, Ridwan belum menjelaskan lebih lanjut ihwal penyelidikan terkait pemasangan bendera bertuliskan kalimat Tauhid di acara tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi acara deklarasi, bendera berkalimat Tauhid yang sebelumnya kerap diidentikkan dengan panji Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu sempat terpasang bersanding dengan bendera Merah Putih.

Panitia Deklarasi Majelis Sang Presiden yang mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024 sempat diwarnai ketegangan. Panitia deklarasi meminta penurunan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang terpasang di atas panggung. Deklarasi Deklarasi Majelis Sang Presiden mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024 sempat diwarnai ketegangan. (CNN Indonesia/Cintya Faliana)

Acara deklarasi itu juga diwarnai ketegangan. Ini bermula saat salah seorang peserta yang bersikukuh memasang panji-panji bertuliskan tauhid. Sementara, seorang panitia meminta penurunan bendera itu.

Peserta yang kukuh memasang bendera itu pun sempat berdebat, namun akhirnya bendera-bendera dengan kalimat Tauhid itu diturunkan dari panggung.

CNNIndonesia.com berusaha mengonfirmasi panitia dan pihak-pihak yang mengatasnamakan Majelis Sang Presiden, tapi hingga berita diturunkan tidak ada satupun sosok yang hadir mau mengakui sebagai panitia.

(dis/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER