Pemilik Nasi Padang Babi Minta Maaf: Tidak Niat Singgung Suku

CNN Indonesia
Jumat, 10 Jun 2022 19:37 WIB
Pemilik usaha masakan padang dengan bahan baku daging babi di Jakarta meminta maaf ke masyarakat buntut kegaduhan yang terjadi terkait usaha kuliner miliknya. Pemilik usaha masakan padang dengan bahan baku daging babi di Jakarta meminta maaf ke masyarakat buntut kegaduhan yang terjadi terkait usaha kuliner miliknya.(CNNIndonesia/Taufiq Hidayatullah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemilik usaha masakan padang dengan bahan baku daging babi, Sergio meminta maaf kepada masyarakat buntut kegaduhan yang terjadi terkait usaha kuliner miliknya.

Sergio mengaku hanya mencoba berinovasi dengan memadukan kuliner khas suku Minang dengan bahan baku daging babi untuk memperluas pasar. Dirinya juga mengaku tidak memiliki niat untuk melecehkan suku bangsa tertentu.

"Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya. Pertama buat pihak-pihak yang merasa tersinggung karena ini, soalnya benar-benar enggak ada maksud untuk menyinggung," ujarnya kepada wartawan di kediamannya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (10/6).

Sergio menjelaskan dirinya memang murni mencoba membuka usaha mengambil peluang baru di dunia kuliner. Terlebih, kata dia, usaha 'Babiambo' miliknya itu dibuka pada saat awal 2020 atau tepat pada masa Pandemi Covid-19.

"Karena keterbatasan knowledge kita juga, kalau ternyata ini akan menyinggung ke arah sana. Saya menyesal banget, kalau tahu dari awal bakal begini tidak akan kita lakuin," jelasnya.

Sergio menjelaskan alasannya memilih menjual daging babi dengan olahan bumbu khas Minang, karena memang menyukai dan kerap membeli makanan Padang. Berangkat dari kesukaan itulah, ia lantas mencoba memadukan keduannya.

Hanya saja, kata dia, usaha makanan yang ia jual secara daring itu ternyata tidak cukup menarik minat dari masyarakat. Oleh karena itu, kata Sergio, usaha yang baru ia rintis tersebut hanya mampu bertahan kurang lebih sekitar tiga bulan saja.

"Karena itu kan awal pandemi ya, semua mencoba mencari opportunity secara online. Waktu itu akhirnya mencoba lewat online tapi hanya berjalan sekitar kurang lebih tiga bulan sebelum akhirnya saya tutup," tuturnya.

Selain olahan daging babi, Sergio menjelaskan, usaha miliknya juga tetap menjual lauk-pauk khas masakan Padang lainnya. Akan tetapi, olahan daging babi itu memang sengaja ia tonjolkan sebagai pembeda dari usaha kuliner lainnya.

Kendati demikian, Sergio memastikan pihaknya telah mendeskripsikan menu olahan daging babi pada menu, logo, dan nama usaha dengan tujuan agara para pelanggan tidak keliru.

"Karena kita nggak mau, nanti ada orang yang makan nggak tahu itu ada mengandung babinya. Jadi kita tulis babinya. Bahkan di logo juga ada tulisan nonhalal," jelasnya.

Sebelumnya, anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar), Andre Rosiade dan Guspardi Gaus mengkritik usaha kuliner khas Minangkabau yang menjual menu rendang berbahan daging babi.

Andre menyebut usaha kuliner itu telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Minang karena menjual makanan yang diolah dari daging babi.

"Saya sudah mendengar soal restoran di Jakarta yang bikin keresahan masyarakat Minang. Hal ini disebabkan restoran itu mengolah daging babi menjadi masakan berupa rendang," kata Andre saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (10/6).

Andre menyebut banyak masyarakat Minang yang protes dengan rendang babi, rendang yang dijual oleh usaha kuliner itu. Ia pun mengimbau usaha kuliner tersebut menghilangkan unsur Minang dan tak lagi menjual rendang babi.

Sementara itu, Guspardi Gaus menuturkan nasi padang dengan berbagai menunya merupakan produk kuliner dari Minangkabau yang seharusnya halal. Ia pun menanyakan motif dari pemilik usaha tersebut.

"Apa maksud dan motif pemilik restoran menyediakan makanan non halal dengan menggunakan nama menu khas Minangkabau?" ujarnya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Iffan mengatakan pihaknya sudah mengecek langsung ke lokasi. 

Setelah diperiksa pihak kelurahan, kecamatan, dan Dinas Perindustrian Perdagangan DKI di kantor wilayah RW-nya, Sergio juga dibawa ke Polsek Kelapa Gading untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

(dmi/isn)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER