KRL Dilempar Batu di Stasiun Duri, Kaca Jendela Pecah

CNN Indonesia
Rabu, 06 Jul 2022 17:14 WIB
Kaca jendela KRL yang melintas di Stasiun Duri pecah akibat dilempari batu. Ilustrasi. Kaca jendela KRL yang melintas di Stasiun Duri pecah akibat dilempari batu. (Foto: Istockphoto/ imagedepotpro)
Jakarta, CNN Indonesia --

KRL KA 12437 dilempari batu pada Rabu (6/7) pukul 08.00 WIB di Stasiun Duri. Akibatnya, kaca jendela pecah.

"KAI Commuter menyesalkan atas kejadian vandalisme terhadap Sarana KRL, yaitu pelemparan oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab pada hari ini Rabu (06/7)," ujar Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan melalui keterangan tertulisnya, Rabu.

"Petugas keamanan dan petugas terkait Stasiun Duri segera menuju lokasi pelemparan untuk mencari informasi terkait pelaku pelemparan kepada warga sekitar tempat kejadian," tambahnya.

Tak ada korban akibat peristiwa itu. Namun, peristiwa tersebut menyebabkan kaca pintu di kereta keempat dari belakang tersebut pecah.

Petugas pengawal KRL dan petugas 'on train cleaning' pun menjaga jendela yang pecah dan membersihkan serpihan kaca akibat pelemparan tersebut. Kemudian, sarana yang rusak akibat pelemparan batu itu ditukar dengan yang baru di Stasiun Manggarai.

Petugas KAI Commuter di lokasi pelemparan juga memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya pelemparan maupun aksi vandalisme terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian.

UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian pada Pasal 180 menyebutkan, setiap orang dilarang menghilangkan, merusak, atau melakukan perbuatan yang mengakibatkan rusak dan/atau tidak berfungsinya prasarana dan sarana perkeretaapian.

Selain itu, KAI Commuter mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar jalur rel, untuk menjaga keamanan perjalanan kereta serta mendukung penuh gerakan anti vandalisme terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian.

(pop/tsa)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER