Jakarta, CNN Indonesia -- Fenomena Citayam Fashion Week menular ke daerah-daerah di Indonesia. Seolah tak mau ketinggalan ajang remaja yang tengah hangat diperbincangkan, beberapa daerah di Indonesia unjuk kebolehan fashion show di sudut kota mereka sendiri.
Seperti halnya akses jalan di sekitar kantor pemerintahan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur disulap menjadi 'Madura Fashion Week'.
Kegiatan ini diikuti sejumlah elemen pemuda dan pegiat Youtuber di Pulau Madura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator kegiatan Faiz Slamet mengatakan, acara 'Madura Fashion Week' tidak jauh berbeda dengan 'Citayam Fashion Week'. Hanya di Madura, Fashion Week tersebut dikemas ala islami. Artinya berpakaian rapi layaknya santri.
"Kami di sini juga ingin menawarkan kepada masyarakat cuma versi Madura, adat kesatriaan, artinya eksistensi berpakaian rapi kita pertahankan," kata Faiz kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/7).
Konten kreator podcast tersebut menyampaikan, 'Madura Fashion Week' merupakan kegiatan perdana. Kegiatan ini belum digelar di kota dan daerah lain di Madura. Meski demikian, bukan tidak mungkin kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan acara yang sedikit lebih meriah.
Alasan memilih jalan kabupaten di sekitar kantor pemerintahan, Faiz menyebut jalan tersebut cukup representatif. Sebab di sore hari kendaraan lebih terakses. Meski macet, tidak memicu kemacetan besar.
"Kita tahu di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Malang, Citayam Fashion Week ini banyak diikuti masyarakat. Di Madura kita ambil perhatian lain," ungkapnya.
Remaja Makassar pun tak mau ketinggalan. Maraknya fashion week di Makassar, Sulawesi Selatan, mendapatkan respon yang positif dari Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Namun, Danny sapaan akrabnya meminta agar kegiatan Makassar Fashion Week digelar di tempat yang tidak menganggu aktivitas masyarakat.
"Sebaiknya di pelataran Anjungan Pantai Losari," kata Wali Kota Makassar kepada CNNIndonesia.com.
 Foto: CNN Indonesia/Farid Fenomena Citayam Fashion Week di Jakarta tampaknya juga menular ke Surabaya, tepatnya di Jalan Tunjungan. Sejumlah orang dan influencer memanfaatkan ruang di jalanan itu untuk melakukan catwalk dan menunjukkan busana yang mereka kenakan. |
Akan tetapi, Danny menegaskan pihaknya akan menindak dan menertibkan acara tersebut jika sudah mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kalau sudah mengganggu kepentingan umum, pasti akan ditertibkan," tegasnya.
Sejumlah remaja Makassar memilih berkumpul di Center Poin Of Indonesia untuk melakukan catwalk layaknya seorang model berjalan di zebra cross.
Bahkan, beberapa anak berusia lima tahun juga ikut dalam Makassar Fashion Week, sehingga menambah keseruan acara tersebut yang ramai dilihat masyarakat Kota Makassar.
Salah satu peserta Makassar Fashion Week, Rahman mengatakan kegiatan Makassar Fashion Week itu baru dilaksanakan dan banyak diikuti peserta.
"Saya sama teman-teman, sejak hari Sabtu kemarin, tapi saya baru ikut hari ini," kata Rahman, Minggu (24/7).
Rahman menuturkan, bahwa adanya Makassar Fashion Week ini banyak menarik perhatian masyarakat yang kebetulan berada di CPI.
"Disini ramai sejak kemarin, apalagi hari ini tambah banyak warga yang datang," ujarnya.
Kegiatan Makassar Fashion Week ini, kata Rahman dilakukan pada setiap hari Sabtu dan Minggu, karena banyak warga yang datang ke CPI pada hari itu.
"Setiap sore di sini dilakukan fashion week," imbuhnya.
Sejumlah Tokoh Nimbrung di Citayam Fashion Week
Anies Baswedan menjajal berjalan di catwalk Citayam Fashion Week (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Citayam Fashion Week saat ini tak hentinya disoroti dan diperbincangkan baik pemerintah, politikus maupun para seleb dan konten kreator.
Sejumlah tokoh menjajal berjalan di 'lintasan' CFW. Anies Baswedan, Ridwan Kamil turut meramaikan CFW.
Gubernur DKI Anies Baswedan mengajak Wakil Presiden Bank Investasi Eropa Kris Peeters dan rombongan catwalk di zebra cross Citayam Fashion Week.
Dalam kesempatan itu turut hadir Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket. Head of VP Kris Peeters' Office Sunita Lukhoo, dan Head of EIB Group for Southeast Asia & The Pacific Lucas Lenchant.
Tak kalah keren, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengunggah gaya berpakaiannya saat melewati kawasan 'SCBD' atau Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok.
Dia memamerkan busana yang ia pakai saat melintasi lokasi Citayam Fashion Week lewat story di Instagram.
"Mau rapat di Jakarta, disuruh ganti kostum kalo lewat SCBD sekarang. #citayamfashionweek," tulis Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya, Rabu (20/7).
Terbaru, Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) Genius Umar bersama istrinya Lucyanel Genius pun mengikuti trend memaperkan busana Citayem Fashion Week pada Sabtu (23/7) lalu.
Genius Umar mengenakan pakaian yang berasal dari daerahnya yaitu batik sampan dengan sulaman nareh sebagai media promosi dan memperkenalkan batik asal Kota Tabuik tersebut. Batik tersebut merupakan produk ekonomi kreatif (ekraf) asli Kota Pariaman.
"Saya ke Jakarta untuk menghadiri undangan Gubernur DKI Jakarta, untuk peresmian Jakarta Internasional Stadium (JIS), namun sebelum acaranya dimulai, saya mencoba ikutan trend yang lagi viral ini, sekalian promosi," jelasnya kepada wartawan (25/7).
Ia mengatakan hal ini sangat membantu dalam meningkatkan ekonomi para pelaku usaha dalam sektor lokal,tepatnya pada sektor pakaian dan konfeksi.
"Ide dan kreatif anak anak muda SCBD ini sangat bagus, karena mereka berbusana dengan menggunakan produk lokal, sehingga hal ini dapat menjadi kebangkitan ekonomi para pelaku UKM kita sendiri," tukasnya.
Kemudian, Genius menyebut banyak pihak mendukung agar hal ini juga dapat dilakukan di Kota Pariaman setelah hal tersebut ia posting di akun media sosialnya. Sehingga, Ia memerintahkan agar Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Pariaman, untuk memfollow up keinginan netizen ini.
"Melihat antusiasnya para warganet, saya menantang anak-anak muda Kota Pariaman, untuk bisa membuat trend fashion ini kita bikin juga di Kota Pariaman, dan nanti kita putuskan dimana lokasi yang cocok untuk kita adakan," sebutnya.