Wagub Uu Minta Maaf Terkait Pernyataan 'Bullying Hal Biasa'

CNN Indonesia
Selasa, 26 Jul 2022 20:12 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan permintaan maaf sekaligus klarifikasinya atas pernyataannya bahwa tindakan bully merupakan hal biasa. Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (CNNIndonesia/Huyogo)
Bandung, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan permintaan maaf sekaligus klarifikasinya atas pernyataannya yang menilai tindakan bully atau perundungan bocah 11 tahun menyetubuhi kucing di Tasikmalaya, merupakan hal biasa.

"Jadi, yang pertama, saya mohon maaf menyampaikan hal semacam itu," kata Uu dalam konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, yang diunggah via akun Instagram pribadinya, @ruzhanul dikutip Selasa (26/7).

Uu menjelaskan pernyataannya tidak bermaksud menyinggung pada konteks kasus perundungan anak di Tasikmalaya yang terjadi beberapa waktu lalu.

Eks Bupati Tasikmalaya mengaku bahwa pernyataannya dilontarkan saat ia berbincang santai dengan awak media.

Meski mengeluarkan pernyataan itu, Uu menyatakan tetap tidak membenarkan atas kasus yang berujung kematian siswa kelas 5 SD tersebut.

"Yang saya sampaikan saat saya bercanda dengan rekan media, teman dengan teman kan suka ledek itu biasa. Tetapi sebenarnya itu tidak boleh sekalipun hal biasa, itu tidak boleh," cetusnya.

"Mohon maaf atas kesalahan pernyataan saya tentang hal itu karena memang saya dulu pernah kecil, dan waktu kecil suka saling ledek. Oleh karena itu mohon maaf atas kesalahan saya," ujar Uu menambahkan.

Adapun pernyataan Uu disampaikan ketika ia mendapatkan tugas dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menemui keluarga korban bocah meninggal akibat perundungan pemaksaan setubuhi kucing di Kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/7).

"Setelah mendengarkan kronologi dari Ketua KPAID, sebenarnya yang viral di masyarakat, ada persetubuhan lah itu yang lain, saya lihat videonya enggak mungkin ya (ada persetubuhan), apalagi anak kecil seperti itu. Mohon maaf yah biar lebih jelas, itu (kemaluan korban) juga enggak 'bangun' yah, mau bersetubuh bagaimana," ujar Uu kepada wartawan di Tasikmalaya.

Selain meminta maaf, dalam unggahan lainnya Uu juga mengklarifikasi perihal berita yang beredar beberapa hari ini. Ia atas nama pribadi memohon maaf atas pernyataannya yang membuat gaduh.

Izinkan saya untuk menyampaikan beberapa poin klarifikasi:

1. Perihal berita yang beredar bahwasanya saya menganggap bully adalah hal biasa itu sepenuhnya adalah salah dan konteksnya bukan kepada kasus yang sedang terjadi akan tetapi saya menceritakan pengalaman masa kecil saya yang pernah mengalami bully atau perundungan.

2. Perihal berita yang beredar bahwasanya saya menyarankan supaya kasus ini berakhir damai adalah kurang tepat. Perlu saya jelaskan bahwasanya permintaan atau inisiasi Damai ini berasal dari Keluarga korban yang sholeh dan sholehah. Dan saya memohon maaf juga karena terjadi kesalahpahaman di sini.

3. Sesuai dengan statement saya sebelumnya, bahwasannya saya menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk diproses pihak yang berwajib dan semoga keputusannya bijaksana dan tidak menyebabkan perundungan atau bully selanjutnya.

(hyg/ugo)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER