KIB Terbuka Usung Erick, Ganjar, Andika Anies, hingga Puan di Pilpres

CNN Indonesia
Jumat, 29 Jul 2022 05:28 WIB
KIB terbuka mengusung siapapun tokoh potensial menjadi calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Suhasro Monoarfa, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi jajaran elite partai masing-masing melakukan konferensi pers terkait Silaturahmi Nasional Koalisi Indonesia Bersatu, Senayan, Jakarta (CNNIndonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyampaikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terbuka mengusung siapapun tokoh potensial menjadi calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menurutnya, sosok-sosok seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Panglima TNI Andika Perkasa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Ketua DPR Puan Maharani terbuka untuk diusung dari KIB.

"Kita semua terbuka. Erick, Ganjar, Andika, Anies, Bu Puan juga," kata Arsul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7).

Namun, dia berkata, sejumlah tokoh potensial itu memiliki masalah untuk diusung dari koalisi yang beranggotakan Golkar, PAN, dan PPP sejauh ini.

Menurutnya, posisi tokoh-tokoh itu berbeda dengan sosok seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, serta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Pak Ganjar bukan pimpinan partai. Ibarat Pak Airlangga, Pak Zul, Pak Prabowo punya kendaraan sendiri, sehingga beliau kerja mereka hanya perlu satu babak, sedang yang belum punya partai harus mencari babak baru dalam proses capres," kata Arsul.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan kemungkinan jumlah partai politik yang tergabung di KIB masih bisa bertambah.

Menurutnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa masih membuka diri dan mengomunikasikan terkait kemungkinan tersebut.

"Tetapi dengan terbentuknya KIB tidak menutup kemungkinan kami tidak membatasi Pak Airlangga masih sangat terbuka saya kira kesepakatannya dengan Pak Zulkifli Hasan dan Pak Suharso masih membuka diri mengomunikasikan dan kemungkinan menambah partai politik dalam koalisi ini juga," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (7/7).

Sementara itu, Waketum PAN Viva Yoga Mauladi masih merahasiakan partai politik baru yang bakal bergabung ke dalam KIB.

Menurutnya, parpol baru yang bakal bergabung ke KIB itu akan diumumkan ke publik bila telah bergabung secara resmi. Saat ini KIB masih terus melakukan pendekatan alias PDKT

"Parpol apakah? Nanti ditunggu pengumuman resminya Ini kan masih PDKT. Belum ijab kabul," kata Viva kepada wartawan, Rabu (13/7).

(mts/isn)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER