Satu Santri di Tangerang Tewas Diduga Usai Berkelahi

CNN Indonesia
Senin, 08 Agu 2022 15:16 WIB
BD, 15 tahun, ditemukan tewas di kamarnya di Pesantren Daar El Qolam, Tangerang, diduga usai berkelahi dengan sesama santri Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Nito100)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El Qolam di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten berinisial BD (15) meninggal dunia pada Minggu (7/8), diduga akibat dianiaya oleh sesama santri.

"Jadi berdasarkan informasi yang kami terima sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB bahwa pihak RSUD Balaraja, menerima korban meninggal dunia diantar oleh guru dan pengasuh pondok," kata Kapolsek Cisoka, AKP Nur Rokhman di Tangerang, Senin (8/8).

Ia menerangkan bahwa informasi tersebut berawal dari laporan pihak rumah sakit daerah setempat terkait adanya santri yang meninggal diantar oleh pengasuh Ponpes Dasar El Qolam.

"Lalu polisi mendatangi RSUD Balaraja, dan melakukan penyelidikan," katanya.

Ia mengatakan dari hasil penyelidikan tahap awal yang diperoleh dari keterangan dan guru Ponpes, korban meninggal dunia akibat perkelahian sesama santri.

"Berdasarkan keterangan guru dan pengasuh yang mengantar, korban meninggal diduga karena berkelahi sesama santri," ujarnya.

Korban diketahui oleh temannya pada sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah itu teman satu kamarnya melapor ke pengasuh ponpes bahwa korban tidak sadarkan diri dan dibawa ke salah satu klinik terdekat.

"Kemudian oleh saksi IS, mengecek ke kamar santri dan setelah dicek benar anak BD sudah tidak sadarkan diri, dan dibawa langsung oleh pengasuhnya ke klinik Gita Farma," tuturnya.

Setelah diperiksa di klinik tersebut, dinyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan oleh pengasuh Ponpes dibawa ke RSUD Balaraja untuk memastikan lebih jelas kondisi korban.

"Pengasuh Ponpes langsung membawa korban ke RSUD Balaraja," ungkapnya.

Saat ini pihaknya masih mendalami keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan medis terhadap tewasnya santri Pondok Pesantren modern Dasar El Qolam, Tangerang tersebut.

"Kami sudah menghimpun satu saksi, dan kita sudah mendapat saksi enam orang," kata dia.

(Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER