Satgas Ingatkan Jangan Sampai Perayaan HUT RI Sebabkan Lonjakan Covid

CNN Indonesia
Selasa, 16 Agu 2022 04:10 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 mewanti-wanti masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan virus. Ilustrasi. Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan agar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI tidak menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air. Warga diminta tetap mematuhi prokes. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengingatkan agar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI tidak menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi menegaskan salah satu upaya untuk menekan penularan kasus yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Momentum kemerdekaan menjadi momentum bersama meneguhkan komitmen dalam menerapkan prokes Covid-19. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus lagi," kata Sonny dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (15/8).

Menurut Sonny, perayaan HUT RI kali ini akan berbeda dibandingkan saat 2020 dan 2021 lalu.

Sebab, perkembangan kasus Covid-19 pada Agustus 2022 ini membaik atau tidak terjadi tren kenaikan kasus positif dan jumlah warga yang dirawat di rumah sakit.

Ia lantas membandingkan pada puncak gelombang Delta tahun lalu, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Indonesia mencapai di atas 70 persen.

Kemudian pada puncak gelombang Omicron, BOR rumah sakit berada di angka sekitar 40 persen. Sementara pada saat ini rata-rata BOR rumah sakit ada di angka 6 persen.

Sonny juga mengklaim tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan prokes Covid-19 mengalami tren kenaikan pada Agustus ini, setelah sebelumnya pada Juni-Juli mengalami tren penurunan.

"Oleh karenanya, pesta kemerdekaan kita kali ini jelas berbeda dengan tahun 2020 dan 2022, tetapi gegap gempita itu harus dicerminkan bahwa kita ingin saling melindungi," ujar dia.

(khr/tsa)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER