Rara Pawang Hujan Mengaku Geser Awan Mendung dari Istana Merdeka

CNN Indonesia
Kamis, 18 Agu 2022 16:38 WIB
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekretriat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan bahwa pihak Istana tidak mengundang Rara secara khusus untuk menjadi pawang hujan. Presiden Joko Widodo (tengah) mengenakan baju adat Dolomani dari Buton menyapa masyarakat yang hadir pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022). ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Jakarta, CNN Indonesia --

Raden Roro Istiati Wulandari alias Rara pawang hujan mengaku turut hadir dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8).

Rara mengaku kehadirannya ke Istana Merdeka tak sekadar menjadi tamu undangan. Ia menyatakan dirinya ikut berperan membuat Istana Merdeka tak dibasahi hujan saat momen upacara tersebut.

"Atas izin Allah Tuhan Yang Maha Penyayang. Tersenyum manis setelah bisa menggeser awan kelabu di bawah langit Istana Merdeka," kata Rara dalam unggahannya di akun Facebook miliknya, sebagaimana dikutip Kamis (18/8).

Rara mengaku 'menyapu' awan butuh mental yang kuat dan energi yang bahagia serta ketulusan cinta yang besar. Terlebih saat itu petir sempat menggelegar sebanyak tiga kali. Ia mengatakan dirinya tak ciut menghadapi gelegar petir itu dengan mengingat seluruh wajah orang yang dicintainya.

"Untungnya aku terus memecut diri mengingat semua wajah kesayangan mulai dari orang tua, anak, keluarga, apra pemimpin Indonesia, terutama Bapak Jokowi, Ibu Iriana, Abah KH Ma'ruf Amin dan Ibu, rekan-rekan Paspampres, para menteri," tulis Rara.

"Para Setpres, aparat TNI & Polri, para cleaning service, para musisi dan masyarakat, para Paskibraka semua yang ketemu tadi banyak yang pakai baju adat keren, kan kasihan apabila netes," kata dia melanjutkan.

Rara mengaku berani memawangi dan rela jalan mengikuti gerak awan dengan tanpa alas kaki. Hal ini agar grounding energy meditatif secara sadar mengalirkan energi kundalini dari cakra dasar ke cakra mahkota.

"Aku terus membunyikan singing bowl menggetarkan suara dari darat ke udara, komunikasi telepati dengan awan. Ternyata terkabul mewujud," ujar Rara.

Dalam unggahannya itu, Rara turut menyertakan foto dirinya mengenakan kebaya berwarna merah sedang berpose di depan gerbang Istana Merdeka. Dalam foto itu, Rara terlihat membawa singing bowl andalannya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan bahwa pihak Istana tidak mengundang Rara secara khusus untuk menjadi pawang hujan.

"Tidak menggunakan jasa pawang Bu Rara. Bu Rara daftar sebagai undangan dari daftar online," ungkap Heru.

(dmi/ain)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER