OBITUARI

Hermanto Dardak, Peraih Piala Internasional hingga Wamen PU Era SBY

CNN Indonesia
Sabtu, 20 Agu 2022 09:15 WIB
Achmad Hermanto Dardak merupakan ayah Emil Dardak yang juga pernah meraih penghargaan bergengsi IRF Professional of the Year pada 2014. Achmad Hermanto Dardak merupakan ayah Emil Dardak yang juga pernah meraih penghargaan bergengsi IRF Professional of the Year pada 2014. Foto: detikcom/Ari Saputra
Jakarta, CNN Indonesia --

Ayah Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Achmad Hermanto Dardak meninggal dunia akibat kecelakaan di tol pada Sabtu (20/8). Kabar duka itu dikonfirmasi pihak Partai Demokrat.

"Telah berpulang ke Rahmatullah bapak Achmad Hermanto Dardak, ayahanda Wagub Jatim atau Ketua DPD PD Jatim Mas Emil Dardak pagi ini," ucap Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, Sabtu (20/8).

Kabar duka tersebut juga dikonfirmasi langsung Emil Dardak melalui unggahan di media sosial. Ia mengucapkan selamat tinggal dengan mengunggah foto dengan latar lagu kesukaan sang ayah.

"Farewell my lifelong inspiration. I'm so proud to have you as my father. (Selamat tinggal inspirasi hidupku. Saya sangat bangga memilikimu sebagai ayah)," tulis Emil di Instagram Story, Sabtu (20/8).

Hermanto Dardak merupakan wakil menteri pekerjaan umum periode 2010-2014 saat pemerintah SBY. Setelah itu, ia menjabat sebagai kepala badan pengembangan infrastruktur wilayah pada 2014-2016 lalu.

Pada 2014, ia juga mendapatkan penghargaan International Road Federation (IRF) Professional of the Year, ajang bergengsi dalam bidang pembangunan jalan.

Penghargaan itu diberikan kepada figur terkemuka, profesional di sektor swasta dan pendidikan yang memiliki track record luar biasa, berdasarkan kepemimpinan dan komitmen untuk industri transportasi jalan.

Ayah Emil Dardak juga sempat menjadi ketua umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2015-2018.

Selain itu, Hermanto juga bergabung dengan beragam organisasi lain, seperti Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH), Road Engineering Association for Asia and Australasia (REAAA).

Tak hanya itu, ia turut terlibat dalam Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI), dan Ikatan Alumni Australia (IKAMA).

Hermanto mengenyam pendidikan di jurusan Teknik Sipil ITB pada 1975 silam dan lulus pada 1980. Ia melanjutkan pendidikannya di Universitas New South Wales demi mendapatkan gelar master pada 1985 dan meraih gelar doktor di universitas tersebut pada 1990.

Kini, Hermanto Dardak meninggal dunia saat berusia 65 tahun. Berdasarkan pemberitaan media lokal, Achmad Hermanto Dardak meninggal dunia di ruas tol Pemalang Batang KM 341+400 arah Jakarta sekitar pukul 03.25 WIB.

Achmad Hermanto Dardak dibawa ke RSU Aro, Pekalongan, Jawa Tengah setelah jadi korban kecelakaan tersebut.

(Tim/chri)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER