KLHK Larang Keras Peneliti Asing Erik Meijaard Dkk ke Taman Nasional

CNN Indonesia
Selasa, 20 Sep 2022 12:36 WIB
Instruksi itu tertuang di surat Nomor S.1447/MENLHK-KSDAE/KHSS/KSA.2/9/2022 kepada seluruh Balai Taman Nasional dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Peneliti asing Erik Meijaard dan kawan-kawan dicekal masuk wilayah Taman Nasional dan Konservasi Sumber Daya Alam di Indonesia usai menerbitkan penelitan soal orang utan. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencekal peneliti asing atas nama Erik Meijaard dan kawan-kawan masuk wilayah Taman Nasional dan Konservasi Sumber Daya Alam di Indonesia. Pencekalan dilakukan usai Erik Meijaard dkk mempublikasikan tulisan terkait orang utan.

Instruksi itu tertuang dalam surat Nomor S.1447/MENLHK-KSDAE/KHSS/KSA.2/9/2022 kepada seluruh Balai Taman Nasional dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Salah satu yang sudah menerima surat itu adalah Taman Nasional Komodo (TN Komodo).

"Iya [sudah terima surat]," kata Humas TN Komodo kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/9).

Dalam surat tersebut, KLHK meminta seluruh Balai Taman Nasional dan BKSDA tidak memberikan akses kepada Erik Meijaard dkk untuk meneliti kegiatan konservasi.

Pada publikasi sebelumnya, KLHK menganggap tulisan Erik Meijaard dkk berindikasi negatif dan dapat mendiskreditkan pemerintah.

"Tidak memberikan layanan kepada peneliti asing an Sdr Erik Meijaard, Julie Sherman, Marc Ancrenaz, Hjalmar Kuhl dan Sarge Wich dalam semua urusan perizinan/persetujuan terkait dengan kegiatan konservasi dalam kewenangan KLHK," bunyi poin 1 dalam surat tersebut.

Pada poin kedua, KLHK meminta agar Erik Meijaard dkk tidak akan dilayani dalam kerja bersama KLHK di tingkat tapak dalam kewenangan kepala UPT.

Di luar itu, KLHK juga meminta setiap UPT Balai Taman Nasional dan BKSDA agar melaporkan setiap usulan kegiatan konservasi oleh peneliti asing melalui jalur mitra LSM, akademisi, atau kedinasan Kementerian/Lembaga.

"Melakukan pengawasan terhadap kegiatan penelitian yang telah mendapatkan izin pada saat ini terutama berkaitan dengan hasil hasil penelitian yang akan dipakai untuk publikasi guna dapat dijaga objektivitasnya," bunyi poin 5.

CNNIndonesia.com telah menghubungi Menteri LHK Siti Nurbaya, Sekretaris Jendral KLHK Bambang Bambang Hendroyono, dan Humas KLHK Nunu terkait itu. Namun, ketiganya belum merespons pesan teks maupun telepon.

Erik Meijaard merupakan Direktur pelaksana Borneo Futures sekaligus peneliti yang mendalami isu orangutan. Beberapa penelitian dia di antaranya berjudul Distribusi orangutan, kepadatan, kelimpahan dan dampak gangguan (2009) dan Mengukur pembunuhan orangutan dan konflik manusia-orangutan di Kalimantan, Indonesia

Sebelumnya, Erik Meijaard sempat menulis opini di salah satu media tentang populasi orangutan di Indonesia. Dia mengkritisi pemerintah Indonesia mengenai data pembabatan hutan serta dampak bagi populasi orangutan.

(yla/fra)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER