Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Waskita Beton

CNN Indonesia
Kamis, 22 Sep 2022 19:25 WIB
Kejagung kembali menetapkan tiga tersangka baru terkait kasus dugaan penyelewengan penggunaan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast (WBP). Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Waskita Beton (CNN Indonesia/Djonet Sugiarto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tiga tersangka baru terkait kasus dugaan penyelewengan penggunaan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast (WBP) pada 2016 sampai dengan 2020.

"Hari ini kita tambah tersangkanya tiga orang, setelah kemarin ditetapkan empat orang," ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Kuntadi dalam konferensi pers, Kamis (22/9).

Adapun ketiga tersangka itu merupakan eks Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Jarot Subana, eks General Manajer PT Waskita Kristadi Juli Hardjanto, dan Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (MMM) Hasnaeni.

Berdasarkan konstruksi perkaranya, Kuntadi mengatakan tersangka Hasnaeni berperan menawarkan pekerjaan terkait pembangunan Tol Semarang-Demak kepada WBP.

Akan tetapi Hasnaeni alias wanita emas mensyaratkan agar WBP terlebih dahulu membayarkan sejumlah uang kepada PT Misi Mulia Metrikal dengan dalih penanaman modal.

"Adapun pekerjaan yang ditawarkan senilai Rp341 miliar. Nah atas permintaan tersebut yang diminta oleh Dirut PT MM yaitu saudara H, PT WBP menyanggupi," ujar Kuntadi.

Selanjutnya Kristadi selaku General Manajer WBP membuatkan invoice pembayaran agar seolah-olah WBP membeli material pada PT MMM. Sehingga atas dasar tagihan fiktif dari PT Misi Mulia Metrikal maka PT Waskita menyerahkan uang senilai Rp16,844,363,402.

"Yang belakangan diketahui bahwa uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadi," ujar Kuntadi.

Atas perbuatannya para Tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan empat tersangka kasus dugaan penyelewengan penggunaan dana yang berkaitan dengan pembangunan tol dan pengadaan batu, pasir serta jual beli tanah.

Empat tersangka itu adalah Mantan Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast tahun 2016-2020 berinisial AW, AP selaku General Manager Pemasaran, BP selaku Staf Ahli Pemasaran, dan Pensiunan Karyawan Waskita berinisial A.

Para tersangka diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan wewenang dengan melakukan pengadaan fiktif, pengadaan barang tidak dapat dimanfaatkan, dan beberapa pengadaan tidak dapat ditindaklanjuti.

Atas perbuatan tersebut, Waskita menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2.583.278.721.001 atau Rp2,5 triliun.

(tfq/isn)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER