Detik-detik Hasnaeni Wanita Emas Histeris Digendong ke Mobil Tahanan

CNN Indonesia
Jumat, 23 Sep 2022 07:43 WIB
Hasnaeni dijerat bersama mantan Direktur Utama PT WBP Jarot Subana dan General Manager PT WBP Kristadi Juli Hardjanto. Hasnaeni Moein. Dok. Kejagung
Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (MMM) Hasnaeni Moein atau yang dikenal dengan sebutan 'Wanita Emas' sebagai tersangka dugaan korupsi dana di lingkungan PT Waskita Beton Precast pada periode 2016-2020.

Di Kejagung, pemindahan Hasnaeni sempat diwarnai 'drama' usai dirinya berteriak histeris saat akan dibawa masuk ke dalam mobil tahanan menuju rutan Salemba. Tampak Hasnaeni menggunakan setelan baju berwarna merah dan dilapisi rompi tahanan Kejagung. 

Saat itu, hasnaeni tak berhenti berteriak-teriak histeris. Hasnaeni, dengan lengkingan teriakannya, bahkan sempat berontak saat petugas dari Kejaksaan Agung membopong dirinya masuk ke dalam mobil tahanan.

[Gambas:Video CNN]

Hasnaeni dijerat bersama mantan Direktur Utama PT WBP Jarot Subana dan General Manager PT WBP Kristadi Juli Hardjanto.

Berdasarkan konstruksi perkaranya, disebutkan Hasnaeni awalnya menawarkan pekerjaan terkait pembangunan Tol Semarang-Demak kepada WBP. Akan tetapi Hasnaeni mensyaratkan agar PT WBP terlebih dahulu membayarkan sejumlah uang kepada PT MMM dengan dalih penanaman modal.

Selanjutnya Kristadi selaku General Manager PT WBP membuatkan invoice pembayaran agar seolah-olah telah membeli material pada PT MMM. Sehingga atas dasar tagihan fiktif dari PT MMM maka PT WBP menyerahkan uang senilai Rp16.844.363.402.

Atas perbuatannya para Tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(khr/tfq/ain)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER