Jokowi Janji Pertimbangkan Kapitan Banau Jadi Pahlawan Nasional

CNN Indonesia
Rabu, 28 Sep 2022 15:38 WIB
Presiden Joko Widodo berjanji akan mempertimbangkan usulan warga Maluku Utara untuk menjadikan Kapitan Banau sebagai pahlawan nasional. Presiden Joko Widodo berjanji akan mempertimbangkan usulan warga Maluku Utara untuk menjadikan Kapiten Banau sebagai pahlawan nasional (ANTARA FOTO/BPMI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo berjanji akan mempertimbangkan usulan warga Maluku Utara untuk menjadikan Kapitan Banau sebagai pahlawan nasional.

Pernyataan itu Jokowi sampaikan saat bertemu dengan sejumlah awak media massa di Pasar Rakyat Jailolo. Saat itu, wartawan bertanya pendapat Jokowi mengenai aspirasi yang berkembang di masyarakat mengenai pahlawan nasional.

"Nanti kalau sudah masuk ke saya, siapa tadi namanya? Kapitan Banau? Saya sudah ingat," kata Jokowi di Pasar Rakyat Jailolo, Halmahera Barat, Rabu (28/9).

Jokowi menyarankan agar masyarakat Halmahera Barat mengajukan usulan secara resmi. Masyarakat, kata Jokowi, bisa mengusulkan Kapitan Banau sebagai pahlawan nasional ke pemerintah pusat.

Setelah itu, pemerintah akan menyerahkan usulan ke tim khusus. Tim itu akan mengkaji kandidat penerima gelar pahlawan nasional.

"Saya sudah mendengarkan dan saya sudah ingat namanya. Nanti terakhir, nanti terakhir biasanya masuk ke meja saya," ujarnya.

Penganugerahan gelar pahlawan nasional dilakukan setiap 10 November. Keputusan presiden mengenai pahlawan nasional dibacakan setiap peringatan Hari Pahlawan Nasional di Istana Kepresidenan Jakarta.

Kapiten Banau merupakan tokoh asal Halmahera Barat. Dia dikenal masyarakat setempat sebagai pemimpin yang berhasil mengusir penjajah.

Nama Banau telah dipakai oleh TNI Angkatan Darat. Nama sosok itu dijadikan nama satuan di bawah Kodam XVI/Pattimura, yaitu Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 732/Banau.

(dhf/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER