Putri Candrawathi Diperiksa Kesehatan Usai Wajib Lapor di Bareskrim

CNN Indonesia
Jumat, 30 Sep 2022 13:14 WIB
Pemeriksaan kesehatan terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo itu berjalan kurang lebih selama satu jam. Tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan kesehatan di Bareskrim Polri, Jumat (30/9). Foto: Arsip Istimewa
Jakarta, CNN Indonesia --

Tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan kesehatan di Bareskrim Polri, Jumat (30/9).

Pantauan CNNIndonesia.com, Putri terlihat memasuki ruangan kesehatan di lantai 1 Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 11.50 WIB. Pengacara Putri, Arman Hanis juga nampak mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan tersebut.

Pemeriksaan kesehatan terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo itu berjalan kurang lebih selama satu jam.

Putri yang menggunakan baju sweater biru muda dan masker putih terlihat keluar dari ruang kesehatan pada pukul 12.48 WIB. Tidak ada sepatah kata yang disampaikan oleh Putri kepada awak media.

Sebelumnya, Mabes Polri mengaku telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi terhadap Putri Candrawathi.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan penyidik untuk mengambil langkah lanjutan terhadap Putri Candrawathi.

Ia memastikan langkah itu ditujukan sebagai persiapan untuk pelimpahan alat bukti dan tersangka atau Tahap II dari penyidik kepada JPU.

"Saya tidak berani berandai-andai dulu (penahanan Putri), nanti ya menunggu P-21. Begitu dapat P-21 dari Kejaksaan, saya sesuai izin penyidik akan menyampaikan progresnya," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (27/9).

Polri mengklaim akan melimpahkan barang bukti beserta para tersangka pembunuhan berencana dan obstruction of justice di kasus Brigadir J ke Kejagung, pada Senin (3/10).

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, sejauh ini kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Maruf, serta Putri Candrawathi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah lebih dahulu ditahan, sementara Putri hanya dikenakan wajib lapor.

(tfq/ain)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER